Tim SAR Maumere Evakuasi Jenazah Relawan Gempa Flores dengan Heli Basarnas

  • 22 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Tim SAR Maumere bersama potensi SAR mengevakuasi jenazah relawan kemanusiaan Ahmad Zaki Ali dari lokasi bencana Manggarai Timur. Evakuasi dilakukan menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas yang mendarat di Helipad Kampung Ronting Desa Satar Kampas pada Sabtu 22 Agustus 2026, pukul 07.04 WITA.

Ahmad Zaki Ali meninggal dunia Jumat petang saat menjalankan misi pendistribusian bantuan dari Reo menuju Desa Satar Padut Manggarai Timur. Relawan tersebut dikenal sebagai pendiri Gerak Bareng yang aktif menggalang bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah.

Berdasarkan laporan SAR Maumere korban diduga meninggal akibat kelelahan setelah menjalankan aktivitas bantuan di tengah kondisi pascagempa Flores. Sebelum dievakuasi jenazah berada di lokasi penanganan bencana setelah tim relawan menyelesaikan distribusi bantuan kepada warga terdampak gempa.

Helikopter Dauphin Basarnas membawa jenazah dari Kampung Ronting menuju Bandara Komodo Labuan Bajo setelah proses evakuasi lapangan dinyatakan selesai. Operasi udara dipilih untuk mempercepat pengeluaran jenazah dari kawasan bencana yang akses daratnya terbatas dan masih terdampak gempa.

Setibanya di Labuan Bajo, jenazah dibawa ke RSUD Pratama Komodo untuk menjalani proses pemulasaraan sebelum dipulangkan ke Jakarta. Proses pemulasaraan menjadi tahapan lanjutan sebelum jenazah diberangkatkan menuju rumah duka dan diserahkan kepada keluarga di Jakarta nantinya.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI Mar Edy Prakoso memastikan evakuasi dilakukan secara cepat, terukur, serta aman. Langkah tersebut ditujukan agar jenazah segera keluar dari wilayah terdampak dan perjalanan menuju Jakarta dapat berlangsung lancar dan aman.

Perjalanan distribusi bantuan dimulai dari Reo dengan tujuan membantu warga di Desa Satar Padut Kecamatan Lamba Leda Utara. Misi tersebut berlangsung dalam situasi pascagempa ketika akses dan aktivitas warga masih menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah.

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR kemudian mengoordinasikan evakuasi melalui jalur udara untuk mempercepat pemindahan jenazah dari lokasi. Setelah tiba di Jakarta jenazah akan dipulangkan kepada keluarga untuk proses pemakaman setelah seluruh tahapan administrasi dan perjalanan selesai.

Kepergian Ahmad menjadi duka bagi komunitas relawan yang kehilangan sosok penggerak dalam misi kemanusiaan di tengah bencana Flores. Kantor SAR Maumere menyampaikan belasungkawa dan mengapresiasi dedikasi almarhum yang memilih tetap membantu masyarakat saat situasi kebencanaan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....