KKN UGM Dorong Pengolahan Sampah Organik di Ngada

  • 21 Agt 2026 09:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Bajawa-Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Wogo, Kabupaten Ngada, mendorong pengolahan sampah organik melalui pembangunan rumah magot. Program tersebut membantu mengolah sampah organik sekaligus menghasilkan magot yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Perwakilan tim KKN UGM Senada Ngada 2026, Raka, menjelaskan rumah magot menjadi salah satu program kerja yang diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Sampah organik dikumpulkan dan diolah melalui magot, sementara larva yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Menurutnya, keberadaan rumah magot membuat masyarakat memiliki alternatif dalam menangani sampah organik sekaligus memanfaatkan hasil pengolahan untuk kebutuhan ternak. Hal ini disampaikan Raka saat berdialog dengan Pro 2 RRI Ende, Selasa 11 Agustus 2026.

"Untuk rumah magot sendiri sudah bisa mendapatkan hasinya seperti untuk pakan ayam dan lainnya'' Ujarnya.

Selain rumah magot, tim KKN juga melakukan pengadaan penerangan jalan umum di Desa Wae Ia dan Desa Wogo. Untuk Desa Wogo, penerangan dipasang pada lima titik yang sebelumnya masih minim penerangan.

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan KKN yang berlangsung sekitar 50 hari atau hampir dua bulan di wilayah tersebut. Selama kegiatan, mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengikuti berbagai kegiatan adat.

Pengolahan sampah organik melalui rumah magot diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat sehingga memberikan manfaat lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan pakan ternak secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....