Bupati Terima Usulan DLH Tambah Armada dan Petugas Kebersihan Kota Ruteng

  • 28 Jul 2026 22:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Bupati Manggarai, Hery Nabit, menyetujui usulan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penambahan armada pelayanan dan tenaga kebersihan untuk meningkatkan pengelolaan persampahan di Kota Ruteng.

Usulan yang disampaikan Kepala DLH Kabupaten Manggarai, Charles Rihi, itu diterima dalam rapat terbatas penanganan persampahan dan penguatan kebersihan Kota Ruteng di Ruang Kerja Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai, Selasa 28 Juli 2026.

Persetujuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai memperkuat sistem pengelolaan persampahan melalui peningkatan kapasitas pelayanan, pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), serta penyusunan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber.

Menurut Bupati Hery, perkembangan Kota Ruteng, pertumbuhan jumlah penduduk, serta meningkatnya aktivitas rumah tangga, perdagangan, dan usaha menuntut adanya peningkatan layanan kebersihan. Bupati juga meminta Sekretaris Daerah bersama DLH mengkaji kebutuhan penambahan armada dan tenaga kebersihan agar pelayanan tidak hanya berlangsung pada pagi hari, tetapi juga berlanjut hingga siang, sore, dan malam.

Dengan pola pelayanan tersebut, sampah yang dibuang masyarakat pada siang maupun malam hari dapat segera diangkut sehingga kebersihan kawasan perkotaan tetap terjaga. Lebih lanjut, Bupati Hery menyampaikan bahwa persoalan persampahan harus ditangani secara terpadu melalui koordinasi yang lebih kuat antara DLH dan Dinas PUPR, terutama dalam pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

"Koordinasi yang sudah berjalan harus terus diperkuat sehingga setiap persoalan dapat ditangani secara cepat, efektif, dan berkelanjutan," katanya.

Selain itu, Bupati meminta DLH segera menyempurnakan proposal penanganan TPA agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan. DLH juga diminta mulai menyusun sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber dengan mempelajari praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah, menghimpun referensi teknis, serta menyiapkan tahapan implementasi secara bertahap.

Menurutnya, percepatan penyusunan perencanaan akan memudahkan pemerintah mengantisipasi kebutuhan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta pembiayaan. Melalui sistem tersebut, volume sampah yang masuk ke TPA diharapkan dapat berkurang karena sampah telah dipilah dan diolah sejak dari sumbernya.

Untuk memastikan program berjalan secara terarah, Bupati meminta para Asisten Sekretaris Daerah mengoordinasikan penyusunan program pengelolaan persampahan sehingga menghasilkan rencana pembinaan dan implementasi yang terukur.

Selain petugas DLH, Bupati juga mengarahkan agar tenaga kebersihan dari kecamatan, kelurahan, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapat penugasan dapat dilibatkan sesuai kebutuhan organisasi. Ia menegaskan setiap pegawai yang diberikan tugas harus bersedia melaksanakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Manggarai, Charles Rihi, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh arahan Bupati, mulai dari penyempurnaan proposal penanganan TPA hingga penyusunan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber.

"Seluruh arahan Bapak Bupati akan segera kami tindak lanjuti. Kami akan menyempurnakan proposal penanganan TPA sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus menyusun perencanaan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber. Kami juga akan mempelajari praktik-praktik terbaik dari daerah lain agar konsep yang disiapkan sesuai dengan kondisi Kabupaten Manggarai dan dapat diterapkan secara bertahap," ujar Charles Rihi.

Ia menambahkan, DLH akan memperkuat koordinasi dengan Dinas PUPR, Sekretariat Daerah, dan perangkat daerah terkait agar seluruh tahapan penanganan persampahan berjalan secara terpadu. Menurutnya, pembenahan pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada penanganan di TPA, tetapi juga mendorong perubahan pola pengelolaan sampah sejak dari sumber melalui pemilahan, pengurangan, dan pengolahan sampah.

"Kami berharap dukungan seluruh perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat sehingga sistem pengelolaan persampahan di Kabupaten Manggarai semakin baik dan kebersihan Kota Ruteng dapat terjaga secara berkelanjutan," katanya.

Sebagai tindak lanjut rapat, DLH akan menyempurnakan proposal penanganan TPA, menyusun rencana pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber, serta berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dalam menyiapkan penambahan armada pelayanan dan tenaga kebersihan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kebersihan dari pagi hingga malam hari sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Ruteng yang bersih, sehat dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....