Cegah Kekerasan Anak Butuh Peran Semua Pihak

  • 13 Agt 2026 13:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Polres Flores Timur menegaskan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri karena perlindungan terhadap kelompok rentan juga membutuhkan peran pemerintah, keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Flores Timur, Irwanto, dalam Sosialisasi Pencegahan Gratifikasi serta Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula Kantor Kemenag Flores Timur, Rabu 12 Agustus 2026. Ia mengatakan kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk mencegah kekerasan sekaligus memberikan perlindungan kepada korban.

Irwanto mengatakan kasus kekerasan seksual terhadap anak di Flores Timur perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar potensi kekerasan dapat dikenali dan ditangani sejak dini.

“Bagaimana kita memberantas tindak kekerasan seksual dan kekerasan fisik terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Flores Timur adalah tugas kita bersama,” ujar Irwanto.

Ia menjelaskan perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak hanya berkaitan dengan upaya menghentikan kekerasan. Korban juga memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Irwanto mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya kekerasan fisik, psikis maupun seksual. Namun, informasi yang disampaikan kepada pihak berwenang harus berdasarkan fakta dan informasi yang benar agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Menurutnya, edukasi kepada anak menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah kekerasan. Anak perlu dibekali pemahaman untuk mengenali tindakan yang berpotensi membahayakan dirinya serta mengetahui kepada siapa harus meminta pertolongan.

Selain edukasi, pengawasan orang tua dan perhatian guru juga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Tokoh agama dan masyarakat diharapkan turut mengambil peran dalam membangun kepedulian serta keberanian untuk mencegah dan melaporkan kasus kekerasan.

Melalui keterlibatan berbagai elemen tersebut, Polres Flores Timur berharap upaya perlindungan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih luas. Pencegahan sejak lingkungan keluarga, sekolah, tempat ibadah, hingga masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk menekan kasus kekerasan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....