Hari Anak Nasional, Kemenag Flotim Perkuat Sekolah Ramah Anak Inklusif

  • 24 Jul 2026 16:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur memperkuat komitmen membangun sekolah ramah anak dan inklusif pada peringatan Hari Anak Nasional ke-42. Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan Kepala Kemenag Flores Timur ke Taman Seminari St. Clara Pohon Bao dan RA Al-Mujahidin Larantuka, Kamis 23 Juli 2026.

Kepala Kantor Kemenag Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, meninjau langsung proses pembelajaran sekaligus berdialog dengan guru dan peserta didik. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan belajar berlangsung aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam arahannya kepada para guru, Yosef menegaskan bahwa pendidik memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak melalui keteladanan. Ia mengingatkan agar proses pembelajaran dilaksanakan dengan penuh kesabaran serta menghindari segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.

"Melayani anak-anak adalah ibadah. Di situlah kita belajar melatih kesabaran, mengendalikan emosi, dan menghadirkan kasih dalam proses pendidikan," ujar Yosef. Menurutnya, sikap guru akan menjadi teladan yang berpengaruh terhadap perkembangan karakter peserta didik.

Yosef juga mengajak seluruh satuan pendidikan mendukung Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman (Gernas RANA) yang diinisiasi Kementerian Agama. Ia menilai sekolah harus menjadi tempat yang membuat anak merasa aman untuk belajar, bermain, dan menyampaikan persoalan yang mereka alami.

Perhatian khusus juga diberikan kepada peserta didik berkebutuhan khusus di RA Al-Mujahidin Larantuka. Yosef meminta para guru memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing anak agar seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang setara.

Menurut Yosef, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah menciptakan lingkungan yang ramah bagi semua anak. Karena itu, setiap satuan pendidikan didorong terus memperkuat budaya inklusif dan perlindungan anak dalam proses pembelajaran.

Melalui kunjungan tersebut, Kemenag Flores Timur menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Langkah itu diharapkan memperkuat implementasi Gernas RANA sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....