Wabup: Festival Golo Koe Jadi Kebanggaan Manggarai Barat
- 12 Agt 2026 11:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Festival Golo Koe 2026 kembali digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan tahun ini mencatat capaian penting dengan masuk dalam jajaran Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN).
Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, dalam sambutan pembukaan Festival Golo Koe 2026 mengatakan, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Manggarai Barat dan Keuskupan Labuan Bajo. Menurutnya, Festival Golo Koe telah berkembang sejak pertama kali diselenggarakan hingga memasuki tahun kelima pada 2026.
“Yang menjadi kebanggaan seluruh rakyat Manggarai Barat dan Keuskupan Labuan Bajo, pada tahun 2024 Festival Golo Koe ini sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara, dan pada tahun ini menjadi Top 10 dari Kharisma Event Nusantara,” ujar Yulianus, Senin 10 Agustus 2026.
Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Kementerian Pariwisata terhadap penyelenggaraan Festival Golo Koe. Yulianus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pariwisata dan jajaran Kementerian Pariwisata yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap perkembangan festival tersebut.
Menurutnya, Festival Golo Koe tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga mengangkat berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti lingkungan, pendidikan, kegiatan karitatif, dan kebudayaan. Hal itu membuat festival memiliki nilai yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.
“Festival tahun ini adalah Festival Golo Koe yang kelima. Dan ini hadir berkat kolaborasi yang demikian apik, demikian bagus antara Keuskupan dan Pemerintah, serta seluruh stakeholder yang ada di Manggarai Barat,” ungkapnya.
Festival Golo Koe 2026 berlangsung pada 10 hingga 15 Agustus. Pihaknya berharap, dukungan Kementerian Pariwisata terhadap festival tersebut dapat terus berlanjut sehingga Festival Golo Koe dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi daerah.
“Kami berharap dukungan Kementerian Pariwisata tentu akan berlanjut pada Festival Golo Koe selanjutnya,” ujarnya.
Dirinya juga berharap Festival Golo Koe dapat terus menjadi salah satu event yang memperkuat citra Labuan Bajo dan Manggarai Barat, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, Keuskupan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....