Warga Mataloko Apresiasi Jalan Akses PLTP, Mobilitas Petani Makin Mudah

  • 09 Agt 2026 07:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Warga Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan apresiasi mendalam atas pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra).

Akses jalan berstandar nasional dengan konstruksi hotmix sepanjang 8 kilometer menuju Desa Ulubelu ini awalnya dibangun sebagai jalur utama pengembangan PLTP Mataloko. Namun kini, fasilitas tersebut menjelma menjadi urat nadi transportasi masyarakat lokal untuk mempermudah mobilitas harian serta mengangkut hasil pertanian menuju pasar dan pusat distribusi.

Salah seorang warga setempat, Pius Djone, mengungkapkan bahwa kehadiran jalan baru tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat, terutama para petani. Pius mengakui, sebelum adanya proyek PLN, akses menuju lahan pertanian sangat terbatas dan sulit dilalui kendaraan.

“Dulu jalan kami hanya selebar tiga meter. Sekarang sudah bagus, kendaraan bisa masuk dengan mudah. Pembeli juga semakin banyak datang langsung ke sini,” ujar Pius.

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi jalan yang kini semakin baik membuat kendaraan lebih mudah menjangkau wilayah tersebut. Bahkan, semakin banyak pembeli yang datang langsung untuk mendapatkan hasil pertanian warga.

Mewakili masyarakat setempat, dirinya sangat mendukung pembangunan yang dilakukan PLN karena manfaatnya nyata dirasakan oleh warga.

"Kami sepenuhnya mendukung pembangunan oleh PLN karena manfaatnya nyata kami rasakan,” ujarnya.

Apresiasi senada disampaikan tokoh muda Kampung Wogo, Hans Bhagi. Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan oleh PLN memberikan dampak positif yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.

"Saat ini PLN juga sedang mengerjakan pengerjaan jalan sepanjang 1,8 kilometer dari kampung kami menuju Turo Togo atau Kampus Bambu. Manfaatnya sangat terasa karena akses mobilitas semakin mudah. Kami berharap pembangunan ini terus berkelanjutan sehingga dapat terus menopang aktivitas harian dan roda perekonomian warga," kata Hans.

Sementara, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menjelaskan bahwa pembangunan site development berupa jalan akses ini difungsikan untuk kelancaran mobilisasi peralatan geothermal selama masa konstruksi PLTP Mataloko.

Meski demikian, pengaspalan jalan yang melintasi kawasan pertanian dan pemukiman ini sengaja dirancang agar memberikan nilai tambah (added value) sosial-ekonomi bagi warga sekitar. Kehadiran infrastruktur yang memadai akan membantu petani, peternak, dan pedagang membawa hasil produksi mereka secara aman dan cepat untuk dipasarkan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap infrastruktur yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas warga, sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi di sekitar kawasan proyek," terang Manurung.

Kehadiran jalan akses PLTP Mataloko ini diharapkan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi warga di Kecamatan Golewa melalui peningkatkan konektivitas antarwilayah serta efisiensi rantai pasok sektor pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....