Kasus Kekerasan hingga Stunting Jadi Alarm Penguatan Ketahanan Keluarga

  • 04 Agt 2026 07:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Berbagai persoalan sosial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, stunting, anak putus sekolah, hingga kesehatan mental masih menjadi tantangan di Kabupaten Lembata. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama perlindungan generasi.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Focus Group Discussion peningkatan kualitas keluarga yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata, Kamis 30 Juli 2026. Kegiatan menghadirkan pemerintah daerah bersama tokoh agama untuk membahas langkah-langkah pencegahan.

Dalam sambutan Bupati Lembata yang dibacakan Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali ditegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama membangun karakter dan moral anak. Oleh karena itu, penguatan keluarga menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya berbagai persoalan sosial.

"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, stunting, anak putus sekolah, kehamilan anak, perceraian hingga persoalan kesehatan mental menunjukkan pentingnya memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan dan pembinaan generasi," ucap Paskalis.

Peserta forum menilai penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Peran keluarga, tokoh agama, sekolah, dan masyarakat dinilai sama pentingnya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Selain mengidentifikasi tantangan, forum juga membahas berbagai rekomendasi untuk memperkuat kualitas keluarga di Kabupaten Lembata. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi dasar kolaborasi lintas sektor ke depan.

Penguatan keluarga diharapkan mampu menekan berbagai persoalan sosial sekaligus melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....