BAKTI Komdigi Ingatkan Bahaya Penipuan Digital, Masyarakat Mabar Diajak Waspada

  • 29 Jul 2026 19:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Masyarakat pengguna internet di Kabupaten Manggarai Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan berbasis digital. Literasi digital kini tidak lagi sebatas kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan melindungi diri dari berbagai ancaman siber yang terus berkembang.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kelompok Masyarakat melalui Literasi Digital dalam rangka Pemanfaatan Infrastruktur BTS BAKTI yang digelar di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa, 28 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari BAKTI E-Community, Sisilia D. Nia, menegaskan bahwa keamanan digital merupakan tanggung jawab bersama, baik individu, organisasi, maupun pemerintah.

Menurutnya, setiap orang kini memiliki identitas dan aktivitas di ruang digital, namun belum tentu memahami cara menjaga keamanan data pribadi dari berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin canggih. Sisilia mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dalam kasus penipuan digital, dengan rata-rata hampir 800 laporan penipuan diterima setiap hari.

“Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab individu tetapi juga organisasi dan pemerintah. Kita semua memiliki akun digital, namun belum tentu kita semuanya aman apabila berada di dalam ruang digital,” ujar Sisilia.

Ia menjelaskan sejumlah modus yang paling sering digunakan pelaku, mulai dari penipuan yang mengatasnamakan perbankan dengan alasan pemblokiran rekening, undian berhadiah palsu, aplikasi berbahaya yang menyamar sebagai undangan atau paket, investasi bodong melalui aplikasi pesan seperti Telegram, hingga pinjaman online ilegal yang menyalahgunakan data pribadi korban.

Untuk menghindari menjadi korban kejahatan siber, Sisilia membagikan lima langkah sederhana namun penting. Diantaranya, menggunakan kata sandi yang kuat dan unik, mengaktifkan autentikasi dua faktor, rutin memperbarui perangkat dan aplikasi, mengunduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan sisi psikologis korban.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu berpikir sebelum membagikan informasi dan menjaga kerahasiaan data pribadi. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program transformasi digital nasional.

Pemerintah daerah menilai peningkatan literasi digital harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BAKTI, Balai Taman Nasional Komodo, pemerintah desa, komunitas, hingga masyarakat sebagai pengguna teknologi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin cerdas, aman, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Selain untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan, teknologi digital diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat promosi pariwisata, memperluas pemasaran produk UMKM, serta mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik. Dengan literasi digital yang kuat, masyarakat Manggarai Barat diharapkan mampu menghadapi tantangan era digital sekaligus memanfaatkan peluang yang ditawarkan teknologi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....