Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Ikan di Pasar Mbongawani

  • 29 Jul 2026 07:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Harga ikan di Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan selama musim angin. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat aktivitas nelayan melaut menjadi terbatas sehingga memengaruhi harga jual ikan di tingkat pedagang.

Salah seorang pedagang ikan asal Paupanda, Amdin Haji Abdullah, mengatakan kenaikan harga paling terasa terjadi pada ikan tembang. Harga yang biasanya sekitar Rp10.000 per kumpul kini meningkat menjadi Rp20.000 per kumpul.

"Kalau sekarang harganya satu kumpul ikan tembang begini, Rp20.000. Biasanya Rp10.000," ujarnya kepada RRI Ende di Pasar Mbongawani, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Amdin, kenaikan harga dipengaruhi kondisi musim angin yang menyebabkan gelombang laut menjadi lebih tinggi. Situasi tersebut membuat nelayan harus lebih berhati-hati saat melaut demi keselamatan.

"Kalau musim angin gulung-gulung besar, harganya agak naik," katanya.

Ia menjelaskan, selain gelombang tinggi, nelayan juga menghadapi risiko tersesat maupun gangguan mesin saat berada di tengah laut. Kondisi tersebut membuat aktivitas penangkapan ikan menjadi lebih sulit dan hasil tangkapan berkurang.

Berkurangnya pasokan dari nelayan berdampak langsung terhadap harga yang diterima pedagang. Kenaikan harga beli kemudian memengaruhi harga jual ikan kepada masyarakat.

Amdin mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pedagang karena sebagian pembeli tetap menawar meski harga ikan meningkat akibat keterbatasan pasokan.

Ia berharap cuaca segera membaik sehingga nelayan dapat kembali melaut dengan aman. Dengan pasokan ikan yang kembali normal, harga di Pasar Mbongawani diharapkan dapat kembali stabil dan memberikan manfaat bagi nelayan, pedagang, maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....