Delapan Orang Terluka dalam Kecelakaan Pikap dan Xpander di Manggarai Barat
- 28 Jul 2026 08:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pikap dan Mitsubishi Xpander terjadi di Jalan Raya Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu 26 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, Senin 27 Juli 2026, mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Komodo untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mako Satlantas Polres Manggarai Barat untuk kepentingan penyelidikan.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur Marombok, Desa Golo Bilas. Anggota Unit Gakkum Satlantas bertindak cepat merespons laporan warga, mendatangi lokasi, dan memprioritaskan evakuasi para korban ke rumah sakit,” kata AKP Parta.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil pikap bernomor polisi F 8213 BA yang dikemudikan Stanislaus Dapa (22) melaju dari arah Labuan Bajo menuju Marombok dengan membawa 51 galon kosong dan dua orang penumpang.
Saat hendak mendahului kendaraan di depannya, pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Ketika kembali ke lajur kiri, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi dan mengalami kendala pada sistem kemudi sehingga kendaraan melebar ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Mitsubishi Xpander bernomor polisi EB 1126 GB yang dikemudikan Aan Suwirahandi (34) dengan membawa enam penumpang. Tabrakan tidak dapat dihindari hingga menyebabkan mobil pikap terbalik dan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.
“Pengemudi pikap diduga kurang berhati-hati saat mendahului dan timbul kendala teknis pada setir kemudi sehingga kendaraan masuk ke lajur berlawanan dan menabrak Xpander,” ujar AKP Parta.
Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Dari sembilan orang yang berada di kedua kendaraan, delapan orang mengalami luka-luka.
Pengemudi pikap, Stanislaus Dapa, mengalami luka lecet. Sementara pengemudi Mitsubishi Xpander, Aan Suwirahandi, mengalami patah tulang. Lima penumpang Xpander, yakni Siti Hijrah (26), Adiyani Nabila (10), Dwi Sri Rahayu (41), Muhamad Faeza (4), dan Santi (30), mengalami luka lecet. Adapun Aminah Isah (51) dan Nurhayati dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
“Seluruh korban telah mendapatkan penanganan awal di RSUD Komodo. Tidak ada korban meninggal dunia,” ungkapnya.
Usai kejadian, Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Lebih lanjut, Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar memastikan jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan, serta tidak memaksakan diri menyalip dalam kecepatan tinggi. Selain itu, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, khususnya sistem pengereman dan kemudi, demi keselamatan bersama,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....