Puskesmas Labuan Bajo Gencarkan Layanan Posyandu Lansia Tekan PTM
- 10 Jun 2026 16:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - UPTD Puskesmas Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengoptimalkan layanan Posyandu Lansia guna menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di wilayah kerjanya. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kelompok lanjut usia mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata serta pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.
Kepala UPTD Puskesmas Labuan Bajo, Relitasi Goreti Ilut, mengatakan Posyandu Lansia memiliki peran penting dalam mendeteksi berbagai penyakit degeneratif sejak dini.
“Pelayanan yang kami berikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, skrining berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta konsultasi medis lainnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 8 Juni 2026.
Dirinya juga menyampaikan, jumlah warga lanjut usia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Labuan Bajo saat ini tercatat sebanyak 1.795 orang yang tersebar di delapan desa dan satu kelurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 652 lansia telah mengakses layanan kesehatan di puskesmas.
Guna mendukung pelayanan, UPTD Puskesmas Labuan Bajo telah memiliki 34 Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui posyandu tersebut, layanan kesehatan diberikan kepada lansia bersama kelompok usia lainnya.
Kendati demikian, capaian layanan Posyandu Lansia hingga Mei 2026 masih belum memenuhi target yang ditetapkan. Dari target cakupan sebesar 41 persen, realisasi yang berhasil dicapai baru 36,3 persen atau masih terdapat selisih 3,7 persen.
Adapun untuk mengejar target tersebut, Puskesmas Labuan Bajo menyiapkan sejumlah langkah percepatan, di antaranya membuka layanan mobile Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat serta membuka pelayanan khusus lansia di dalam gedung puskesmas setiap Senin hingga Rabu.
Melalui pelayanan khusus tersebut, lansia dapat memperoleh layanan kesehatan lebih cepat tanpa harus mengantre bersama pasien umum.
“Dengan strategi ini kami berharap cakupan skrining kesehatan lansia dapat meningkat sehingga deteksi dini penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.
Relitasi juga mengimbau seluruh lansia di delapan desa dan satu kelurahan wilayah kerja UPTD Puskesmas Labuan Bajo untuk rutin mengikuti Posyandu ILP sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Tujuannya agar setiap lansia mendapatkan skrining kesehatan secara berkala demi meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik. Lansia sehat untuk mendukung Indonesia yang hebat,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....