Jenazah Dua Wisatawan China Korban Tenggelam di Pulau Kelor Dipulangkan

  • 28 Jul 2026 07:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Jenazah dua warga negara (WN) China yang meninggal dunia akibat tenggelam saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dipulangkan ke negara asal melalui jalur udara pada Sabtu 25 Juli 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Komodo, Paulus Ndarung, mengatakan proses pemulangan kedua jenazah berjalan lancar tanpa kendala. Semula, penerbangan dijadwalkan berangkat pukul 16.00 WITA, namun mengalami penundaan sekitar tiga jam sebelum akhirnya lepas landas pada pukul 19.00 Wita.

“Jadwal penerbangan awal pukul 16.00 WITA, tetapi terjadi penundaan sekitar tiga jam sehingga baru diberangkatkan pada pukul 19.00 WITA,” kata Paulus saat dikonfirmasi RRI, Senin 27 Juli 2026.

Lebih lanjut, Paulus menyampaikan, pihak keluarga korban dari China telah berada di Labuan Bajo sejak Kamis 23 Juli 2026 untuk mengurus proses pemulangan jenazah.

Ia juga mengatakan, keluarga hadir di RSUD Komodo saat proses memasukkan jenazah ke dalam peti hingga dipindahkan ke ambulans. Namun, keluarga tidak ikut mendampingi saat pengantaran jenazah menuju Bandara Komodo.

“Keluarga hadir saat jenazah dimasukkan ke dalam peti dan ke ambulans, tetapi tidak ikut mendampingi sampai ke bandara,” ujarnya.

Menurutnya, selama proses pemulangan tidak ditemukan kendala berarti. Seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Tidak ada kendala apa pun selama proses pemulangan jenazah,” ungkapnya.

Adapun terkait pembiayaan, Paulus menyebut seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh pihak keluarga korban.

“Biaya pemulangan seluruhnya ditanggung oleh keluarga,” ucapnya.

Sementara mengenai rencana kremasi kedua jenazah, Paulus menyampaikan hal tersebut bukan menjadi kewenangan pihak rumah sakit. Berdasarkan informasi yang diterima dari keluarga, jenazah terlebih dahulu akan dititipkan di Bali sambil menunggu kedatangan anggota keluarga di Bali sebelum diputuskan proses selanjutnya.

“Untuk proses kremasi kami tidak mengetahui karena itu bukan kewenangan rumah sakit. Informasi yang kami terima dari keluarga, jenazah akan dititipkan terlebih dahulu di Bali sambil menunggu keluarga tiba untuk proses selanjutnya,” ujarnya.

Diketahui, kedua korban merupakan warga negara China bernama Guo Xingyou (29) dan Sha Gingyang (30). Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada Rabu 15 Juli 2026 siang.

Sebelum kejadian, kedua wisatawan tersebut mengikuti perjalanan wisata menggunakan kapal Open Deck Rinca Story selama dua hari. Mereka dijadwalkan menginap di salah satu homestay di Pulau Rinca, Desa Pasir Panjang, sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke kawasan Taman Nasional Komodo pada hari berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....