Bupati Manggarai Resmikan Rumah Gendang Ngawe Roeng Timung
- 14 Jul 2026 12:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit meresmikan Rumah Gendang Ngawe Roeng Timung di Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri’i, Jumat 10 Juli 2026. Kehadiran rumah gendang tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus pusat pelestarian adat dan budaya Manggarai.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Hery yang disaksikan para tua adat Gendang Ngawe Roeng Timung dan masyarakat setempat. Setelah prosesi peresmian, Bupati bersama rombongan dan para tua adat memasuki rumah gendang untuk mengikuti ritus adat kebeng sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan rumah adat tersebut.
Rangkaian ritus berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Rumah gendang yang dibangun melalui semangat gotong royong masyarakat itu menjadi lambang kebersamaan sekaligus wujud pelestarian warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sambutannya, Bupati Hery mengapresiasi semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat Gendang Ngawe Roeng Timung yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan rumah adat secara swadaya.
“Selamat atas selesainya pembangunan Rumah Gendang Ngawe Roeng Timung. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong yang masih terpelihara dengan baik,” katanya.
Menurutnya, rumah gendang tidak hanya berfungsi sebagai bangunan adat, tetapi juga harus dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan budaya, tempat bermusyawarah, serta ruang penyelesaian berbagai persoalan masyarakat berdasarkan nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.
“Dalam kehidupan bermasyarakat kita tidak pernah lepas dari berbagai persoalan. Karena itu saya berharap agar persoalan yang ada jangan sedikit-sedikit dilimpahkan kepada pemerintah desa, kecamatan, bupati, ataupun aparat penegak hukum. Selesaikan terlebih dahulu di rumah gendang ini melalui musyawarah sesuai adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita,” ujarnya.
Selain menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat, Bupati Hery juga mengajak masyarakat memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak. Ia menilai pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak dini melalui peningkatan kemampuan membaca, berhitung, serta pembentukan karakter.
Bupati juga mengingatkan pentingnya memberikan perlindungan dan kesempatan yang sama kepada anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan setinggi-tingginya. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi utama bagi masa depan keluarga dan daerah.
Pada kesempatan itu, Bupati mengungkapkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menyosialisasikan Peraturan Gubernur tentang Jam Belajar Anak. Ia mengimbau para kepala desa, camat, guru, dan orang tua agar mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut dengan menyediakan waktu belajar bagi anak-anak pada sore dan malam hari serta mengurangi aktivitas yang dapat mengganggu proses belajar.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Hery mengajak seluruh masyarakat menjaga dan merawat rumah gendang sebagai simbol identitas budaya, persatuan, dan persaudaraan masyarakat Manggarai.
“Jadikanlah rumah gendang sebagai rumah tempat kita berangkat dan rumah tempat kita tahu harus kembali. Di sinilah akar kita, identitas kita, dan tempat kita merawat persaudaraan,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....