Keuskupan Ruteng dan Pemkab Manggarai Luncurkan Festival Golo Curu 2026
- 13 Jul 2026 08:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Festival Golo Curu 2026 resmi diluncurkan di Natas Labar Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Kamis, 9 Juli 2026. Peluncuran festival tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para rohaniwan dan rohaniwati, serta ratusan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan lagu Sinode yang diiringi tarian persembahan anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng sebagai simbol sukacita menyambut pelaksanaan festival.
Ketua Panitia Festival Golo Curu 2026, Theodosius Yosefus Nono, mengatakan festival tersebut merupakan implementasi hasil Sinode IV Keuskupan Ruteng yang menetapkan fokus pastoral tahun 2026.
Menurutnya, Festival Golo Curu menjadi wujud komitmen Keuskupan Ruteng dalam mengembangkan pastoral yang integral dan kontekstual dengan mengangkat kekayaan religius, budaya, dan ekologis Golo Curu sebagai anugerah bagi masyarakat Manggarai.
Festival tahun ini mengusung tema "Berziarah Bersama Bunda Maria dalam Pengharapan: Merajut Iman, Membangun Persaudaraan, Menyalakan Misi, dan Merawat Kehidupan."
"Tema tersebut hendak mengajak umat memaknai kehidupan sebagai sebuah peziarahan bersama Bunda Maria dengan memperteguh iman, mempererat persaudaraan, menghidupkan semangat pelayanan, serta menjaga kelestarian lingkungan," ujar Theodosius.
Ia menjelaskan penyelenggaraan Festival Golo Curu dibangun atas empat semangat utama, yakni merajut iman melalui doa dan ziarah, membangun persaudaraan tanpa membedakan latar belakang, menyalakan misi melalui pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, serta merawat kehidupan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Theodosius juga mengajak pemerintah, paroki, komunitas adat, dunia usaha, lembaga pendidikan, media, kaum muda, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Festival Golo Curu sebagai ruang peziarahan, persaudaraan, serta pelestarian budaya dan lingkungan.
Sementara itu, Uskup Ruteng melalui Vikaris Episkopal (Vikep) Ruteng, Romo Dionesius Osharjo, mengatakan Festival Golo Curu kini memasuki tahun keempat penyelenggaraannya dan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi antara Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Menurutnya, festival yang berawal dari semangat religius tersebut kini turut memberikan dampak terhadap penguatan kehidupan sosial, pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat."Festival ini menjadi ruang kolaborasi untuk membangun Manggarai secara bersama," katanya.
Romo Dionesius juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai, panitia pelaksana, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), serta seluruh masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Golo Curu 2026.
Ia berharap masuknya Festival Golo Curu ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 semakin memperkuat promosi wisata religi dan budaya Manggarai di tingkat nasional maupun internasional.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Manggarai melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Yosef Jelamu, menegaskan Festival Golo Curu merupakan milik seluruh masyarakat Manggarai, bukan hanya umat Katolik.
Menurutnya, festival tersebut menjadi ruang perjumpaan yang memadukan nilai religius, budaya, dan pariwisata dalam semangat kebersamaan lintas agama dan budaya."Festival Golo Curu merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gereja dalam membangun Manggarai," ujarnya.
Usai rangkaian sambutan, dilaksanakan perarakan Patung Bunda Maria Ratu Rosario menuju lokasi yang telah disiapkan, diiringi tarian Tana Mbate sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan sukacita.
Rangkaian Festival Golo Curu akan diawali dengan prosesi Patung Maria Ratu Rosario yang mengunjungi paroki-paroki di wilayah selatan Kevikepan Ruteng pada 16–30 September 2026. Puncak festival akan berlangsung pada 2–7 Oktober 2026 dengan berbagai kegiatan religius, seni budaya, edukasi ekologis, promosi UMKM dan ekonomi kreatif, serta aktivitas kolaboratif yang melibatkan Gereja, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....