Prosesi Agung Maria Assumpta Nusantara Resmi Dibuka, Awali Festival Golo Koe 2026
- 12 Jul 2026 12:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, secara resmi membuka Prosesi Agung Maria Assumpta Nusantara di Paroki Santo Yosef Pekerja, Lengkong Cepang, Lembor Selatan, Jumat 10 Juli 2026. Prosesi tersebut menandai dimulainya rangkaian Festival Golo Koe 2026 yang kembali masuk dalam Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Selama hampir satu bulan, Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara akan berziarah mengunjungi puluhan paroki di Keuskupan Labuan Bajo sebelum tiba di Katedral Roh Kudus Labuan Bajo pada 5 Agustus 2026. Puncak Prosesi Akbar akan digelar pada 14 Agustus, sehari menjelang Perayaan Maria Diangkat ke Surga.
Suasana penuh persaudaraan mewarnai perjalanan arca saat memasuki Kampung Nanga Lili. Keluarga-keluarga Muslim setempat menyambut rombongan dengan tarian adat Manggarai sebagai bentuk penghormatan dan sukacita. Setelah diterima secara adat oleh Kepala Desa Nanga Lili, arca diarak menuju Gereja Paroki Santo Yosef Pekerja dan diikuti ribuan umat yang mendaraskan doa Rosario serta menyanyikan lagu pujian.
Perayaan Ekaristi pembukaan dipimpin Mgr. Maksimus Regus bersama para imam Kuria Keuskupan Labuan Bajo, imam Kevikepan Wae Nakeng, serta para imam lainnya. Dalam homilinya, Uskup mengajak umat memaknai kunjungan Maria ke setiap keluarga dan paroki sebagai ajakan untuk semakin dekat dengan Yesus Kristus.
Mengacu pada kisah kunjungan Maria kepada Elisabet, Mgr. Maksimus menegaskan bahwa kehadiran Maria selalu membawa sukacita karena menghadirkan Kristus. Karena itu, setiap umat Kristiani dipanggil menjadi pembawa harapan, sukacita, dan kasih dalam setiap perjumpaan dengan sesama.
Ketua Umum Panitia Festival Golo Koe 2026, Rm. Ivan Selman, mengatakan Prosesi Agung Maria Assumpta merupakan bagian penting dari rangkaian festival. Menurutnya, sebelum umat berkumpul pada perayaan puncak di Labuan Bajo, Bunda Maria terlebih dahulu “mengunjungi” setiap paroki sebagai lambang Gereja yang berjalan bersama seluruh umat. Sementara itu, mewakili umat tuan rumah, Fidelis Suirlan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan menjadi lokasi pembukaan prosesi.
Festival Golo Koe 2026 mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan” dengan tagline “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi”.
Festival yang memasuki penyelenggaraan kelima ini mengangkat semangat pertobatan ekologis sebagai respons terhadap krisis iklim dan kerusakan lingkungan melalui berbagai kegiatan religius, budaya, sosial, ekonomi kreatif, dan aksi pelestarian lingkungan.
Pekan puncak Festival Golo Koe dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 15 Agustus 2026 dengan agenda seperti pameran UMKM, karnaval budaya, pertunjukan Caci, Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara, Ekaristi Akbar, konser seni, penanaman pohon, dan aksi bersih-bersih lingkungan.
Seusai bermalam di Paroki Santo Yosef Pekerja, Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara melanjutkan peziarahannya ke paroki-paroki di Kevikepan Wae Nakeng, Kevikepan Pacar, dan Kevikepan Labuan Bajo hingga seluruh umat berhimpun pada prosesi puncak di Labuan Bajo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....