Gubernur NTT Lantik Komisaris dan Direksi BUMD, Perkuat Kolaborasi Bangun Daerah
- 10 Jul 2026 16:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Komisaris Independen dan Direksi PT Jamkrida NTT (Perseroda) serta Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda) masa bakti 2026–2031. Pelantikan ini berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Kamis, 9 Juli 2026.
Pejabat yang dilantik di PT Jamkrida NTT terdiri atas Frits Oscar Fanggidae dan Moni Wehelmina Muskanan sebagai Komisaris Independen, I Ketut Widya Karya sebagai Direktur Utama, Ferdinand Lerik sebagai Direktur Operasional, serta Yohanes Landu Praing sebagai Direktur Umum dan Keuangan. Sementara itu, Martinus A. Sengaji Tokan dipercaya menjabat Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PT Kawasan Industri Bolok.
Gubernur menegaskan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara terbuka melalui seleksi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena berharap kepengurusan baru mampu membawa PT Jamkrida NTT semakin berperan sebagai lembaga penjamin kredit yang memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, koperasi, dan sektor produktif lainnya.
Ia juga menaruh harapan besar kepada Direktur Utama I Ketut Widya Karya agar dapat mengadopsi pengalaman sukses PT Jamkrida Bali dalam membangun sistem penjaminan kredit yang sehat dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Kita tidak ingin ada lagi persoalan hukum yang muncul akibat lemahnya tata kelola. Karena itu bekerjalah secara profesional, transparan, dan sesuai aturan. Fokuslah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat NTT," katanya.
Selain meningkatkan kinerja bisnis, Gubernur menekankan pentingnya penerapan prinsip good corporate governance di seluruh BUMD. Ia meminta komisaris dan direksi bekerja secara profesional, transparan, akuntabel, serta patuh terhadap seluruh ketentuan hukum guna mencegah munculnya persoalan hukum di kemudian hari.
Kepada Direktur PT Kawasan Industri Bolok yang baru dilantik, Melki juga meminta agar segera beradaptasi dan mempercepat pengembangan kawasan industri sebagai penggerak investasi di NTT. Gubernur kembali menegaskan pentingnya konsep NTT Incorporated, yakni sinergi seluruh BUMD sebagai satu kekuatan ekonomi daerah.
Menurutnya, Bank NTT, PT Jamkrida NTT, PT Kawasan Industri Bolok, dan PT Flobamor harus bekerja secara terpadu bersama perangkat daerah untuk mengembangkan sektor pertanian, peternakan, perkebunan, kelautan, perikanan, industri, hingga pembiayaan usaha masyarakat melalui berbagai program strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....