Bupati Lembata Minta Pembangunan Tak Berhenti pada Seremoni

  • 09 Jul 2026 10:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar setiap pembangunan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Pesan tersebut disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan TK Lesu Mani di Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi penanda dimulainya revitalisasi fasilitas pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.

Bupati mengatakan pemerintah perlu memastikan setiap program berjalan hingga selesai dan memberikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan dinilai menjadi bagian penting dalam setiap proyek.

"Turun langsung ke lapangan bukan untuk pencitraan atau sekadar mengangkat batu demi kebutuhan media sosial, tetapi untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar bekerja bersama masyarakat," ujar Bupati Petrus Kanisius Tuaq.

Ia juga mengajak aparatur pemerintah mengubah pola kerja dari yang bersifat simbolis menjadi budaya kerja yang berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap pekerjaan harus diselesaikan dengan sungguh-sungguh hingga tuntas.

Bupati meminta kepala sekolah, panitia pembangunan, dan pengawas memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari.

Melalui pembangunan TK Lesu Mani, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung. Komitmen tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....