Erupsi Lewotobi Laki-laki Semburkan Abu 1,2 Kilometer ke Arah Barat Laut

  • 06 Jul 2026 14:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin 6 Juli 2026 pukul 13.46 WITA. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak gunung dengan arah sebaran menuju barat hingga barat laut.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Aktivitas erupsi juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 22,2 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 16 detik.

Hingga Senin siang, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat maupun wisatawan tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta petugas kebencanaan. Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya terkait aktivitas gunung api tersebut.

Selain ancaman erupsi susulan, warga di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan. Risiko tersebut dapat meningkat saat wilayah sekitar gunung diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Beberapa wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan yakni Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Kawasan tersebut dinilai berpotensi terdampak material vulkanik maupun aliran lahar jika aktivitas gunung meningkat.

Masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik juga diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar rumah. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan.

Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Selain itu, pemantauan aktivitas gunung juga dilakukan bersama PVMBG di Bandung untuk memastikan perkembangan terbaru dapat segera diketahui masyarakat.

PVMBG menegaskan akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT serta pemerintah daerah setempat dalam penyampaian informasi aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki. Informasi resmi diharapkan menjadi rujukan utama masyarakat dalam menghadapi potensi bencana vulkanik di Flores Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....