Badan Geologi: Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Level III Siaga
- 14 Jul 2026 15:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih berada pada Level III atau Siaga. Berdasarkan evaluasi aktivitas periode 1–7 Juli 2026, gunung api tersebut masih didominasi erupsi yang terjadi secara berulang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan secara visual tinggi kolom abu letusan teramati berkisar antara 200 hingga 1.500 meter di atas puncak. Sementara itu, asap kawah utama terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi sekitar 50 hingga 200 meter.
"Secara visual, kondisi erupsi masih fluktuatif. Asap kawah utama juga teramati berwarna putih berintensitas tipis hingga sedang dengan tinggi sekitar 50–200 meter," ujar Lana Saria dalam laporan yang dirilis pada 10 Juli 2026.
Hasil pemantauan instrumental selama pekan pertama Juli juga menunjukkan aktivitas kegempaan yang masih cukup tinggi. Badan Geologi mencatat 82 kali gempa letusan, 157 kali tremor non-harmonik, 45 kali gempa hembusan, 60 kali gempa low frequency (LF), serta empat kali gempa vulkanik dalam.
Meski frekuensi letusan harian berkisar antara sembilan hingga 14 kali, dengan jumlah terbanyak terjadi pada 7 Juli 2026, Badan Geologi menilai energi erupsi masih relatif stabil. Aktivitas tersebut merupakan mekanisme alami gunung api dalam melepaskan tekanan pada zona dangkal.
Badan Geologi juga menyebut belum terdapat indikasi adanya suplai magma baru dalam jumlah signifikan dari kedalaman. Kondisi itu menjadi salah satu dasar penetapan status Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih dipertahankan pada Level III atau Siaga.
Masyarakat di sekitar gunung api diimbau tetap mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan pemerintah serta tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya. Warga juga diminta terus mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi dan pemerintah daerah terkait perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....