Ekaristi Pembukaan Nusra Youth Day III Gema Samador
- 05 Jul 2026 18:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Perayaan Ekaristi pembukaan Nusra Youth Day III berlangsung khidmat di Stadion Gelora Samador Maumere, Kamis 2 Juli 2026. Misa akbar ini menjadi penanda dimulainya perjumpaan Orang Muda Katolik se-Nusa Tenggara yang dipusatkan di Keuskupan Maumere.
Perayaan dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, didampingi empat uskup dari wilayah Nusra. Mereka ialah Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus, Uskup Weetabula Mgr. Edmund Woga, C.Ss.R, dan Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD.
Di hadapan ratusan peserta, Uskup Edwaldus membuka homilinya dengan sapaan hangat dalam bahasa lokal. “Uhe Die Bui Dang Hading Nawang, selamat datang di Nian Tana Sikka, pintu rumah kami terbuka, hati kami menyambutmu,” ucapnya.
Sapaan itu menegaskan Maumere tidak hanya menjadi tuan rumah secara administratif, tetapi juga secara batiniah bagi kaum muda Katolik dari seluruh Nusra. Suasana liturgi pun terasa akrab, menyatukan nuansa iman, budaya, dan semangat kebersamaan dalam satu perayaan.
Dalam homilinya, Uskup Edwaldus mengajak peserta menengok kembali jejak sejarah iman di Gelora Samador. Ia mengingatkan bahwa 37 tahun lalu, tepatnya 11 Oktober 1989, mendiang Paus Yohanes Paulus II pernah merayakan Ekaristi akbar di tempat yang sama.
Menurutnya, kunjungan apostolik itu meninggalkan makna mendalam bagi umat di Nian Tana Sikka. Saat itu, Paus Yohanes Paulus II memberkati wilayah Sikka, kaum muda yang menjadi perhatian pastoralnya, serta Patung Kristus Raja Semesta Alam yang menjadi pelindung Keuskupan dan Kota Maumere.
Uskup Edwaldus mengatakan perhatian Paus kepada orang muda bukan tanpa alasan. Paus yang sempat bermalam di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret itu memandang orang muda sebagai Gereja yang sedang bertumbuh dan berkembang.
Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh rangkaian Nusra Youth Day III pada 1–6 Juli 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Menurutnya, perjumpaan ini harus menjadi ruang untuk saling meneguhkan, berbagi pengalaman iman, dan menumbuhkan tanggung jawab sebagai generasi penerus Gereja dan bangsa.
“Orang muda adalah aset bangsa dan negara. Mari manfaatkan kesempatan dalam kegiatan Nusra Youth Day III ini sebaik mungkin agar bisa bermanfaat dalam membangun bangsa dan gereja,” kata Uskup Edwaldus.
Nusra Youth Day III di Keuskupan Maumere diikuti 835 peserta Orang Muda Katolik dari sembilan keuskupan di wilayah Nusra. Selama sepekan, mereka akan mengikuti sejumlah agenda kreatif seperti ziarah kreatif, pentas budaya, dan seminar tematik yang dirancang menjadi ruang belajar, perjumpaan, serta perayaan iman kaum muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....