KPU Sikka Perkuat Pendidikan Pemilih Inklusif di Wilayah Kepulauan Terluar

  • 29 Jun 2026 10:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka memperkuat pendidikan pemilih di wilayah kepulauan dengan menyasar Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Sabtu 27 Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi kepemiluan bagi masyarakat di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu sekaligus membangun kesadaran hukum dan kemampuan menyaring informasi politik. Pendidikan pemilih juga diarahkan agar masyarakat lebih aktif menjaga hak pilih dan kualitas demokrasi di tingkat lokal.

Ketua KPU Kabupaten Sikka, Herimanto, mengatakan pendidikan pemilih merupakan program berkelanjutan yang tidak hanya dilaksanakan saat tahapan pemilu berlangsung. Menurutnya, kualitas hasil pemilu sangat ditentukan oleh kualitas pemilih yang memahami hak dan kewajibannya.

"Kami ingin masyarakat menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab sehingga mampu menjaga kualitas demokrasi," ujar Herimanto. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menolak hoaks, menghindari politik uang, dan memastikan hak pilih tetap terlindungi.

Pemerintah Desa Kojadoi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai ruang komunikasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. Sekretaris Desa Kojadoi, Hamusehe, mengajak peserta memanfaatkan forum untuk menyampaikan berbagai kendala yang pernah dihadapi pada Pemilu 2024 sebagai bahan evaluasi ke depan.

Dalam kegiatan itu, peserta memperoleh materi mengenai peserta pemilu, mekanisme pencalonan, tahapan kampanye, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. KPU juga memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum terhadap pelanggaran pemilu serta pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.

Anggota KPU Sikka Divisi Sosialisasi, Ignasius Irvanto C. Say, menegaskan bahwa kondisi geografis tidak boleh membatasi hak masyarakat memperoleh informasi kepemiluan. Menurutnya, seluruh warga, termasuk yang tinggal di wilayah kepulauan, berhak mendapatkan pendidikan demokrasi yang setara.

"KPU Sikka berkomitmen memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terluar, memperoleh hak yang sama dalam mengakses informasi kepemiluan dan pendidikan demokrasi," kata Ignasius. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendekatan langsung ke desa-desa kepulauan.

Sementara itu, Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Sikka, Semuel Desryanto Sing, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan pendidikan pemilih. Pendekatan langsung dinilai mampu menghadirkan edukasi yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan pendidikan pemilih di Desa Kojadoi melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, petani, nelayan, hingga pemilih pemula. KPU Kabupaten Sikka memastikan program serupa akan terus diperluas ke wilayah kepulauan lainnya sebagai langkah memperkuat literasi demokrasi di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....