Turnamen Pencak Silat se-NTT Resmi Dibuka, Bupati Ajak Atlet Junjung Sportivitas
- 27 Jun 2026 16:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dalam Open Turnamen Pencak Silat Antar Perguruan se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Kamis 25 Juni 2026.
Dalam sambutannya saat membuka turnamen secara resmi, Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa sebuah kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, disiplin, dan semangat persaudaraan antar atlet.
“Bertanding dengan baik dan sesuai aturan adalah tujuan utama. Sportivitas harus menjadi pegangan setiap atlet,” ujar Bupati Hery Nabit.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, pengurus IPSI, wasit, juri, dan official yang datang dari berbagai kabupaten/kota di NTT untuk mengikuti turnamen tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan masyarakat Manggarai, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir dalam turnamen ini,” katanya.
Bupati Hery turut mengapresiasi semangat para atlet yang telah tiba di Ruteng dan mampu beradaptasi dengan cuaca khas daerah pegunungan yang relatif dingin. Menurutnya, semangat dan disiplin para atlet menjadi modal penting dalam mencetak prestasi olahraga di masa mendatang.
Open Turnamen Pencak Silat Antar Perguruan se-NTT Tahun 2026 tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 25 hingga 30 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan agenda kerja Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) NTT dalam rangka menjaring serta membina atlet-atlet pencak silat potensial agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Ketua Panitia Penyelenggara, Dedi Nurung, menjelaskan bahwa turnamen diikuti sebanyak 299 atlet dari 22 perguruan pencak silat yang berasal dari 12 kabupaten/kota di NTT.
“Turnamen ini mempertandingkan kategori tanding, tunggal, regu, dan solo kreatif untuk putra maupun putri,” ungkap Dedi.
Menurutnya, peserta dibagi dalam beberapa kelompok usia, yakni usia dini (8–11 tahun), pra remaja (11–14 tahun), remaja (14–17 tahun), dan dewasa (17–35 tahun). Para juara kategori dewasa dan remaja akan memperebutkan Piala Bupati Manggarai, sementara kategori pra remaja dan usia dini memperebutkan Piala Ketua Pengprov IPSI NTT.
Dedi menambahkan, pelaksanaan turnamen sebagian besar dibiayai secara mandiri oleh IPSI NTT dengan dukungan berbagai pihak dan para donatur. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai serta Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah menyediakan fasilitas GOR sebagai lokasi pertandingan.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan gong oleh atlet termuda peserta kompetisi sebagai simbol dimulainya pertandingan secara resmi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan perdana yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para atlet maupun penonton.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....