Kemenag Ngada Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Lewat Pertanian Hortikultura
- 24 Jun 2026 17:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Kantor Kemenag Kab. Ngada terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat berbasis ekoteologi dengan mengintegrasikan penyuluhan agama dan sektor pertanian. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan serta praktik lapangan budidaya hortikultura yang melibatkan Penyuluh Agama Katolik, mahasiswa politeknik pertanian, dan pelajar SMK Restorasi yang sedang menjalani program magang selama tiga bulan.
Kegiatan ini dipusatkan di lokasi pembibitan yang dikelola oleh Penyuluh Agama Katolik Kemenag Ngada, Ana Aryati. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi bibit, tetapi juga menjadi pusat edukasi agroekologis bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta Komunitas Umat Basis (KUB).
“Di tempat ini kami memfasilitasi pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta Komunitas Umat Basis (KUB) untuk belajar ekonomi kreatif. Saat ini kami sedang menyiapkan bedengan dan media tanam polybag di dalam rumah kaca untuk pengembangan komoditas hortikultura baru,” ujarnya, Rabu (24/6).
Saat ini, peserta tengah mempersiapkan bedengan dan media tanam polybag di dalam rumah kaca untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura baru. Program tersebut mendapat pendampingan dari Mikhael Raga, Penyuluh Pertanian Swadaya sekaligus tokoh katekis lokal.
Ia menjelaskan bahwa para peserta dibekali tidak hanya keterampilan teknis budidaya tanaman, tetapi juga wawasan mengenai pengelolaan usaha dan strategi pemasaran hasil pertanian. Dengan demikian, hasil panen yang diperoleh memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menurut Mikhael, lokasi pembelajaran tersebut menjadi sarana penting dalam memperkuat ekonomi umat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan. Para peserta secara rutin mengikuti pelatihan mengenai teknik budidaya modern, pengelolaan lahan, hingga cara membaca peluang pasar agar mampu mengembangkan usaha pertanian yang produktif dan kompetitif.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Ngada, Agustinus Yoseph Pello, S.Sos. Ia menilai kolaborasi antara penyuluhan agama dan edukasi pertanian merupakan langkah strategis yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan penyuluhan seperti ini karena manfaatnya sangat besar. Selain menjalankan tugas pembinaan umat, Ibu Ana bersama Bapak Mikhael juga memberikan edukasi pertanian yang berdampak nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik,” ujar Agustinus.
Melalui program hortikultura berbasis ekoteologi ini, Kemenag Ngada berharap pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap alam dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....