Taman Baca Jadi Ruang Belajar dan Berkarya Generasi Muda
- 24 Jun 2026 15:39 WIB
- Ende
Poin Utama
- Taman baca tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga berkembang sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan berkarya bagi generasi muda.
- Anggota Komunitas Taman Baca Anak Merdeka, Aldi, mengatakan taman baca memiliki peran penting dalam meningkatkan minat literasi sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi anak dan remaja.
- Warda menuturkan bahwa taman baca juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang mempertemukan anak-anak dan remaja dari berbagai latar belakang.
RRI.CO.ID,Ende — Taman baca tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga berkembang sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan berkarya bagi generasi muda.Hal tersebut disajikan dalam acara Komunitas Bicara yang menghadirkan anggota Komunitas Taman Baca Anak Merdeka, Selasa,26 Juni 2026, dengan tema “Taman Baca sebagai Ruang Belajar dan Berkarya bagi Generasi Muda”.
Anggota Komunitas Taman Baca Anak Merdeka, Aldi, mengatakan taman baca memiliki peran penting dalam meningkatkan minat literasi sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi anak dan remaja. “Di taman baca, kami tidak hanya membaca buku. Banyak kegiatan lain yang mendorong kreativitas, seperti diskusi, menulis, menggambar, hingga pelatihan keterampilan yang bermanfaat bagi generasi muda,” ujarnya.
Menurut Aldi, keberadaan taman baca dapat menjadi alternatif ruang belajar yang inklusif dan mudah diakses masyarakat. Ia menilai generasi muda membutuhkan ruang positif untuk bertumbuh dan mengembangkan kemampuan di luar lingkungan pendidikan formal.
Sementara itu, Warda menuturkan bahwa taman baca juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang mempertemukan anak-anak dan remaja dari berbagai latar belakang. “Melalui berbagai kegiatan di taman baca, kami belajar bekerja sama, saling berbagi pengetahuan, dan membangun rasa percaya diri. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” kata Warda.
| Baca juga: TBAM Perluas Ruang Belajar Pelajar SMP |
Ia menambahkan, kegiatan literasi yang dikemas secara kreatif mampu menarik minat generasi muda untuk lebih dekat dengan buku dan pengetahuan. Hal senada disampaikan Fitry. Menurutnya, taman baca dapat menjadi tempat lahirnya berbagai karya dan ide kreatif dari anak muda.
“Banyak teman-teman yang awalnya hanya datang untuk membaca, kemudian mulai berani menulis, membuat karya seni, hingga mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Taman baca memberi ruang bagi kami untuk mencoba dan berkembang,” ujarnya.
Fitry berharap semakin banyak pihak yang mendukung keberadaan taman baca agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan Komunitas Bicara, para narasumber sepakat bahwa taman baca memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi sekaligus menjadi ruang aman bagi generasi muda untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....