Tim Survei Dibentuk untuk Kaji Investasi Mete di Lembata
- 20 Jun 2026 11:37 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata dan PT Tigate Trees Indonesia membentuk tim survei gabungan untuk mengkaji rencana investasi perkebunan jambu mete terpadu. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Nagawutung, Rabu 17 Juni 2026.
Tim survei akan melakukan identifikasi lapangan pada sejumlah desa yang menjadi sasaran awal pengembangan investasi. Kajian dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi wilayah dan potensi lahan yang tersedia.
Selain tim survei, dibentuk pula tim sosialisasi yang melibatkan pemerintah daerah dan pihak perusahaan. Tim tersebut bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertahap sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan.
Pemerintah daerah menilai proses sosialisasi penting untuk mencegah munculnya perbedaan persepsi di tengah masyarakat. Karena itu, materi sosialisasi akan terlebih dahulu dibagikan kepada tim yang bertugas di lapangan.
Para kepala desa, ketua BPD, dan pemilik hak ulayat juga diminta melakukan konsolidasi internal. Langkah tersebut bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami rencana investasi secara menyeluruh.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengatakan pembentukan tim menjadi bagian dari upaya memastikan setiap proses berjalan secara terbuka. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan informasi yang lengkap sebelum pengambilan keputusan dilakukan.
Ia berharap proses survei dan sosialisasi dapat menghasilkan pemahaman bersama antara masyarakat, pemerintah, dan investor. Dengan demikian, tahapan pengembangan investasi dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....