Komunitas ACIL: Kesadaran Lingkungan Anak Muda Ende Mulai Meningkat
- 19 Jun 2026 16:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kesadaran menjaga lingkungan di kalangan generasi muda Kabupaten Ende terus menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, tantangan terbesar dalam upaya pelestarian lingkungan masih terletak pada perubahan pola pikir masyarakat terkait pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Hal tersebut disampaikan pegiat lingkungan dari Komunitas Anak Cinta Lingkungan (ACIL) Ende dalam program siaran Pro 2 RRI Ende, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan peduli lingkungan, seperti aksi bersih-bersih (clean up) dan pengelolaan sampah daur ulang, mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, juga telah dilibatkan dalam edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah.
"Antusiasme mereka cukup tinggi. Namun yang paling penting adalah konsistensi, karena perubahan perilaku tidak bisa terjadi secara instan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tantangan utama bukan hanya terletak pada pelaksanaan kegiatan bersih-bersih lingkungan, melainkan pada perubahan pola pikir masyarakat yang masih menganggap membuang sampah sebagai persoalan individu tanpa dampak yang lebih luas.
Padahal, menurutnya, jika kebiasaan tersebut dilakukan secara kolektif oleh banyak orang, dampaknya dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang serius.
Ia mencontohkan, apabila sebagian besar masyarakat memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan, maka volume sampah yang dihasilkan akan terus meningkat dan sulit ditangani.
Karena itu, ia menilai pendidikan lingkungan sejak usia dini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran menjaga alam. Pendidikan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
"Anak-anak itu seperti spons yang cepat menyerap apa yang mereka lihat. Karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan baik sejak dini," katanya.
Ia berharap gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Ende dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara komunitas, sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....