Komunitas Perempuan Manggarai Berperan Aktif Lestarikan Budaya di Tanah Rantau

  • 10 Jul 2026 23:01 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya Manggarai di tengah kehidupan masyarakat perantauan melalui berbagai kegiatan sosial dan budaya.
  • Pelestarian budaya dilakukan tidak hanya melalui kegiatan adat tetapi juga pengenalan bahasa daerah, kuliner khas, tenun, tarian tradisional, dan nilai-nilai gotong royong.
  • Perempuan memiliki peran strategis sebagai agen pelestarian budaya, terutama dalam lingkungan keluarga melalui pendidikan sejak dini untuk memperkenalkan bahasa, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya kepada anak-anak.

RRI.CO.ID,Jakarta – Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya Manggarai di tengah kehidupan masyarakat perantauan. Hal tersebut disampaikan Ketua Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta, Emiliana AK, dalam program Komunitas Bicara yang diselenggarakan pada Jumat,10 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Emiliana mengatakan bahwa komunitas yang dipimpinnya hadir sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menjadi ruang bagi perempuan Manggarai dalam mempertahankan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur. "Sebagai perempuan Manggarai yang hidup di tanah rantau, kami memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga identitas budaya agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya," ujarnya.

Menurut Emiliana, pelestarian budaya tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan adat, tetapi juga lewat pengenalan bahasa daerah, kuliner khas, tenun, tarian tradisional, serta nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Manggarai. Ia menjelaskan bahwa Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta secara rutin menggelar berbagai kegiatan sosial dan budaya.

Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Manggarai kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di antara warga Manggarai yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, komunitas juga berupaya melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan agar mereka tetap memiliki kedekatan dengan budaya asal meskipun tumbuh dan berkembang di lingkungan perkotaan.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya di masa mendatang. Emiliana menilai perempuan memiliki peran strategis sebagai agen pelestarian budaya, terutama dalam lingkungan keluarga.

Melalui pendidikan sejak dini, perempuan dapat mengenalkan bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai budaya kepada anak-anak sehingga identitas budaya tetap terjaga meskipun berada jauh dari kampung halaman. Ia berharap keberadaan Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan Manggarai untuk berkarya, saling mendukung, dan memperkenalkan budaya Manggarai kepada masyarakat Indonesia yang lebih luas.

"Budaya adalah identitas yang harus terus dijaga. Di mana pun kita berada, termasuk di tanah rantau, kita memiliki tanggung jawab untuk merawat dan memperkenalkannya kepada generasi penerus," kata Emiliana. Melalui berbagai program dan kegiatan yang dijalankan, Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga eksistensi budaya Manggarai sekaligus memperkuat semangat persatuan masyarakat Manggarai di perantauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....