Kekeringan hingga Erupsi Jadi Fokus Edukasi Mitigasi di NTT

  • 17 Jun 2026 18:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di Nusa Tenggara Timur dinilai masih perlu terus diperkuat, mengingat wilayah ini berada di kawasan Ring of Fire yang rawan gempa, erupsi gunung api, hingga kekeringan berkepanjangan. Hal tersebut disampaikan Rofinus Monteiro, saat diwawancarai RRI Ende dalam program Obrolan Spada (Obras) Programa 2 RRI Ende, Rabu 17 Juni 2026 di Studio Pro 2.

Rofinus menjelaskan, sejak awal keterlibatannya di bidang geologi dan lingkungan, ia melihat masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait kebencanaan. Kondisi itu mendorong dirinya membentuk Perkumpulan Berguna sejak 2014 sebagai wadah edukasi dan pendampingan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat di wilayah Flores dan sekitarnya masih sering menganggap kondisi lingkungan yang berisiko sebagai sesuatu yang biasa. Padahal, wilayah tersebut memiliki potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ia mengungkapkan, kekeringan menjadi salah satu bencana yang paling sering dirasakan langsung oleh masyarakat selain aktivitas gunung api. Dampak kekeringan berpengaruh besar terhadap kebutuhan dasar warga, terutama ketersediaan air bersih.

Selain itu, potensi gempa bumi dan aktivitas vulkanik di sejumlah gunung api aktif di Flores juga menjadi ancaman yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, edukasi mitigasi perlu dilakukan secara berkelanjutan hingga tingkat komunitas, ucapnya.

Ia juga menambahkan, langkah mitigasi harus dimulai dari lingkungan terdekat dengan mengenali potensi risiko di sekitar tempat tinggal. Masyarakat juga perlu memahami jalur evakuasi dan titik kumpul yang telah ditetapkan.

"Keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah dan komunitas lokal, sangat penting untuk membangun budaya sadar bencana di NTT," katanya.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana semakin meningkat, sehingga warga tidak hanya memahami risiko, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat saat bencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....