BPS Manggarai Bantah Isu Ketidaksesuaian Rekrutmen Mitra Statistik 2026
- 15 Jun 2026 20:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai membantah adanya dugaan ketidaksesuaian antara jumlah peserta seleksi dengan daftar nama yang dinyatakan lulus dalam proses rekrutmen Mitra Statistik Tahun 2026 Tambahan.
Kepala BPS Kabupaten Manggarai, Yosef Danu, menegaskan seluruh proses perekrutan telah berjalan transparan dan melalui dua tahapan seleksi yang ketat. Hal ini dilakukan demi menjaring mitra yang berkualitas, sekaligus menjaga efisiensi proses rekrutmen.
Menurut Yosef, tahap pertama dilakukan melalui penyaringan awal terhadap Mitra Kepka BPS 2026 yang telah diseleksi pada Desember 2025. Tahap ini bertujuan memperluas kesempatan bagi mitra yang belum memperoleh penugasan dari BPS Kabupaten Manggarai, sekaligus menjaring calon mitra dari masyarakat umum yang memenuhi persyaratan.
"Selanjutnya dilakukan tahap kedua melalui rekrutmen Mitra Tambahan untuk menambah calon mitra statistik yang telah ada dalam database Mitra Kepka BPS 2026," kata Yosef.
Yosef menambahkan, pangkalan data (database) ini disiapkan untuk kebutuhan Mitra Statistik Lapangan maupun Pengolahan. Mereka nantinya akan dilibatkan dalam berbagai program sensus dan survei sepanjang tahun 2026, terutama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Ia menyebutkan, jumlah Mitra Kepka BPS 2026 yang telah diseleksi pada Desember 2025 sebanyak 281 orang. Selanjutnya, BPS Manggarai melakukan verifikasi untuk memastikan keberadaan dan kesediaan mereka menjadi calon petugas SE2026.
Sementara itu, sebanyak 356 peserta Mitra Tambahan yang telah menyetujui Pakta Integritas dinyatakan masuk dalam database Mitra Statistik BPS Kabupaten Manggarai. Mereka kemudian mengikuti tahapan wawancara sebagai syarat untuk menjadi calon petugas SE2026.
"Bagi yang lulus wawancara dan diterima sebagai calon petugas SE2026 masih harus melalui proses penawaran tugas melalui aplikasi Sobat BPS. Jika tidak memperoleh penawaran, mereka tidak terlibat dalam kegiatan SE2026, tetapi tetap berpeluang dilibatkan pada kegiatan BPS lainnya sesuai kebutuhan selama tahun 2026," ujarnya.
Tercatat, jumlah Mitra Kepka BPS 2026 yang diseleksi akhir tahun lalu mencapai 281 orang. BPS Manggarai kemudian melakukan verifikasi ulang untuk memastikan kesediaan mereka menjadi petugas SE2026.
Sementara, untuk jalur Mitra Tambahan, sebanyak 356 peserta yang telah menyetujui Pakta Integritas resmi masuk ke database dan berhak mengikuti tahapan wawancara.
"Bagi peserta yang lulus wawancara, mereka masih harus melewati proses penawaran tugas melalui aplikasi Sobat BPS. Jika belum mendapat penawaran untuk SE2026, mereka tidak perlu berkecil hati karena tetap masuk database dan berpeluang dilibatkan dalam kegiatan BPS lainnya sepanjang tahun ini," tuturnya.
Secara khusus, Yosef mengklarifikasi polemik data yang terjadi di Kecamatan Lelak. Ia merincikan, dari total 21 orang Mitra Kepka BPS 2026 di wilayah tersebut, hanya 15 orang yang menyatakan bersedia bertugas, sedangkan dari jalur Mitra Tambahan, terdapat 17 orang yang mendaftar.
Namun, satu orang absen saat ujian kompetensi dan dua orang tidak menyetujui Pakta Integritas hingga batas waktu. Alhasil, hanya 14 orang yang dinyatakan lulus sebagai Mitra Statistik Tambahan.
"Dari 14 orang itu, hanya 11 orang yang hadir wawancara, sementara tiga lainnya absen. Hasil akhir memutuskan lima orang lulus wawancara dan ditetapkan sebagai calon petugas SE2026. Jadi, jika digabungkan dengan 15 orang dari Mitra Kepka, total petugas dari Kecamatan Lelak adalah 20 orang," urai Yosef secara detail.
Di akhir penjelasannya, Yosef menegaskan bahwa total petugas yang akan diterjunkan dan mengikuti pelatihan di Kabupaten Manggarai adalah sebanyak 379 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 377 petugas mitra gabungan hasil seleksi resmi, serta dua orang petugas dari unsur internal pegawai BPS.
"Jumlah ini sudah final dan merupakan hasil dari seluruh rangkaian tahapan yang akuntabel, mulai dari seleksi, verifikasi, wawancara, hingga penetapan resmi," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....