BMKG NTT Peringatkan Gelombang Laut Hingga Dua Meter

  • 15 Jun 2026 07:19 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • BMKG Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah NTT pada 15–16 Juni 2026.
  • Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di sejumlah perairan NTT.
  • Wilayah terdampak meliputi Selat Alor, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, Sabu-Raijua, dan perairan selatan Timor-Rote.
  • Cuaca perairan NTT umumnya cerah berawan dengan angin bertiup dari timur laut hingga tenggara berkecepatan 11–55 km/jam.
  • BMKG mengimbau pelaku pelayaran, terutama nelayan dan operator kapal tongkang, untuk mewaspadai kondisi gelombang dan angin di laut.

RRI.CO.ID, Kupang - Stasiun BMKG Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 15 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Tenau Kupang, M. Caesar Agni Pratama, dalam siaran Info Cuaca Maritim yang berlaku hingga Selasa, 16 Juni 2026 pukul 06.00 WITA.

BMKG memprediksi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan NTT. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi aktivitas pelayaran, terutama perahu nelayan dan kapal tongkang yang beroperasi di wilayah terdampak.

Adapun daerah yang berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi meliputi Selat Alor, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan Sabu-Raijua, Selat Pukuafu, serta perairan selatan Timor-Rote. Masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar.

Selain peringatan gelombang, BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar perairan NTT berada dalam kategori cerah berawan. Cuaca tersebut didukung pergerakan angin dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 11 hingga 55 kilometer per jam.

Menurut BMKG, kombinasi kecepatan angin dan kondisi gelombang perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi keselamatan pelayaran. Informasi cuaca maritim ini diharapkan menjadi acuan bagi nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut.

BMKG Tenau Kupang terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan perairan di wilayah NTT. Pembaruan informasi cuaca maritim akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pengamatan dan analisis terbaru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....