BMKG Peringatkan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah NTT

  • 27 Jul 2026 12:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 27 Juli 2026. Selain itu, prakiraan cuaca juga menunjukkan potensi hujan ringan di sejumlah daerah sehingga masyarakat diimbau terus memantau perkembangan cuaca.

Prakirawati BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Yessie, menyampaikan cuaca di wilayah NTT pada pagi hari umumnya cerah hingga berawan. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi terjadi di Soe, Betun, Alor, Borong, dan Ruteng. "Kami mengeluarkan satu peringatan dini, yaitu waspada potensi angin kencang di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Manggarai Barat," ujarnya dalam siaran Info Cuaca BMKG, Senin, 27 Juli 2026.

Pada malam hari, cuaca diprakirakan tetap cerah hingga berawan dengan peluang hujan ringan di wilayah Ruteng. Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan cerah hingga berawan tebal disertai potensi kabut di wilayah Soe, Borong, dan Ruteng.

BMKG mencatat suhu udara di sebagian besar wilayah NTT berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, suhu udara di wilayah Manggarai, Ngada, dan sebagian Timor Tengah Selatan diprakirakan lebih rendah, yakni berkisar antara 14 hingga 23 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 60 kilometer per jam. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang masuk dalam peringatan dini angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga juga diminta memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya di daerah yang berpotensi mengalami hujan, kabut, maupun angin kencang.

"Informasi prakiraan cuaca hingga tingkat kelurahan atau desa dapat diakses melalui laman resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id," kata Yessie. BMKG berharap masyarakat memanfaatkan informasi tersebut sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....