Peringati HMKG ke-79, BMKG Manggarai Perkuat Layanan Cuaca dan Literasi Bencana

  • 23 Jul 2026 22:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Mangga memperingati Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-79 dengan memperkuat komitmen untuk terus menghadirkan layanan informasi cuaca, iklim, dan peringatan dini yang cepat, akurat serta mudah diakses masyarakat di Manggarai Raya.

Mengusung tema "BMKG Hebat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", peringatan tahun ini menjadi momentum bagi BMKG Manggarai untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi mendukung keselamatan masyarakat dan pembangunan daerah.

Plt Kepala Stasiun Meteorologi, Frans Sales Lega melalui Forecaster/ Prakirawan Risang Bayu, S.Tr.Met., mengatakan tema tersebut menjadi penyemangat bagi BMKG Manggarai untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik.

"Bagi kami di BMKG Ruteng, tema ini menjadi pengingat bahwa kata 'Hebat' bukanlah klaim atas apa yang sudah dicapai, melainkan dorongan untuk terus berbenah," ujar Risang kepada RRI, Selasa 21 Juli 2026.

Selain melayani kebutuhan informasi cuaca bagi masyarakat ,Risang menyampaikan bahwa BMKG Frans Sales Lega Ruteng juga berperan penting dalam mendukung keselamatan penerbangan melalui penyediaan flight documentation, laporan cuaca berkala (METAR/SPECI), serta peringatan dini cuaca ekstrem di sekitar kawasan bandara sebagai acuan bagi pilot dan otoritas penerbangan.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi geografis Manggarai yang didominasi wilayah pegunungan menyebabkan karakter cuaca antardaerah dapat berbeda dalam waktu yang bersamaan. Memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau mewaspadai angin timuran yang cukup kencang, fenomena bediding atau penurunan suhu udara pada malam hingga pagi hari, serta potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan gelombang tinggi di wilayah perairan.

"Topografi Manggarai yang berbukit-bukit membuat kondisi cuaca di satu kecamatan bisa sangat berbeda dengan kecamatan sebelah," katanya.

Menurut Risang, tantangan lain yang dihadapi adalah keterbatasan jaringan komunikasi di sejumlah wilayah. Menurutnya, BMKG Manggarai terus memperkuat penyebaran informasi melalui platform digital sekaligus membangun jejaring komunikasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Risang menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah dan BPBD terus diperkuat melalui penyediaan data Early Warning sebagai dasar pelaksanaan Early Action, penentuan status siaga bencana, hingga proses evakuasi ketika terjadi cuaca ekstrem. BMKG juga telah memasang Warning Receiver System (WRS) di BPBD dan mengoperasikan jaringan koordinasi kebencanaan selama 24 jam.

"Berbagai informasi yang diterbitkan BMKG kini dimanfaatkan oleh BPBD, instansi penerbangan, petani, nelayan, hingga masyarakat umum. Untuk meningkatkan kualitas layanan, BMKG juga mengembangkan sistem pengamatan berbasis teknologi melalui Automated Weather Observing System (AWOS) di bandara dan Automatic Weather Station (AWS) di sejumlah titik strategis," ujarnya.

Lebih lanjut, Risang mengatakan informasi cuaca BMKG kini menjadi rujukan berbagai sektor, terutama penerbangan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, kelompok tani, nelayan, dan masyarakat umum juga semakin aktif memantau informasi cuaca melalui media sosial serta grup WhatsApp resmi BMKG Ruteng sebelum beraktivitas atau melakukan perjalanan, khususnya melintasi jalur yang rawan longsor.

"Kelompok tani,nelayan dan masyarakat umum yang kini aktif memantau story media sosial atau grup WhatsApp BMKG Ruteng sebelum merencanakan perjalanan darat melintasi jalur rawan longsor," tutur Risang.

Ia juga mengajak petani memanfaatkan informasi musim untuk menentukan pola tanam, nelayan dan pelaku transportasi laut memeriksa informasi gelombang serta kecepatan angin sebelum berlayar, sementara masyarakat diimbau rutin memantau prakiraan cuaca sebelum beraktivitas.

"Semoga seluruh informasi yang kami berikan bisa membawa manfaat nyata, membantu menjaga keselamatan warga, serta mendukung kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat di Manggarai Raya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....