Polda NTT Matangkan Tuatuka Jelang Lomba Kampung Bebas Narkoba

  • 13 Jun 2026 20:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui program Kampung Bebas Narkoba. Langkah tersebut diwujudkan melalui asistensi dan supervisi di Kelurahan Tuatuka, Kabupaten Kupang, Kamis 11 Juni 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT itu menjadi bagian penting persiapan menghadapi penilaian nasional. Kelurahan Tuatuka dijadwalkan mengikuti Lomba Kampung Bebas Narkoba tingkat Mabes Polri dalam waktu dekat.

Pelaksanaan asistensi berlangsung di Kantor Sekretariat Kampung Bebas Narkoba Kelurahan Tuatuka dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Tim Ditresnarkoba Polda NTT melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan administrasi dan pelaksanaan program lapangan.

Pelaksana Tugas Dirresnarkoba Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh indikator terpenuhi. Menurutnya, setiap aspek penilaian harus dipersiapkan secara maksimal sebelum menghadapi proses evaluasi nasional.

Ia menegaskan Kampung Bebas Narkoba bukan sekadar agenda perlombaan yang bersifat seremonial dan administratif. Program tersebut menjadi instrumen penting membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang semakin kompleks.

Dalam supervisi itu, tim memeriksa dokumen rencana kerja serta alokasi anggaran berbagai kegiatan pencegahan. Pemeriksaan juga mencakup kelengkapan administrasi yang menjadi syarat utama dalam proses penilaian nasional.

Struktur organisasi Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba turut menjadi perhatian. Tim memastikan seluruh fungsi organisasi berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur.

Dokumen kerja sama lintas sektoral juga diperiksa untuk mengukur kekuatan kolaborasi antarinstansi dan masyarakat. Selain itu, standar operasional prosedur penanggulangan penyalahgunaan narkoba turut dievaluasi secara mendalam.

Tim Ditresnarkoba Polda NTT meninjau berbagai kegiatan pencegahan yang telah dilaksanakan selama beberapa waktu terakhir. Penilaian dilakukan terhadap efektivitas program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di lingkungan setempat.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi menjadi salah satu fokus penilaian karena berperan membangun kesadaran publik. Program tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Aspek penanganan kasus melalui rehabilitasi dan penegakan hukum turut menjadi bahan evaluasi tim. Langkah tersebut diperlukan untuk melihat keberlanjutan upaya pemberantasan narkoba secara menyeluruh dan terukur.

Selain itu, tim memeriksa hasil survei persepsi publik terkait efektivitas program yang dijalankan. Analisis media juga menjadi bagian penilaian guna mengukur tingkat eksposur dan dukungan masyarakat.

Kombes Pol Sajimin menilai keberhasilan Kampung Bebas Narkoba tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman narkotika.

Ia melihat adanya sinergi kuat antara pemerintah kelurahan, tokoh agama, kepolisian, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting menjaga wilayah dari masuknya peredaran narkoba.

Selain pemeriksaan administrasi, tim juga menggelar diskusi bersama pengurus Kampung Bebas Narkoba dan aparat. Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi menghadapi penilaian tingkat Mabes Polri mendatang.

Diskusi difokuskan pada penguatan program pencegahan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan. Peserta juga membahas langkah mempertahankan keberlanjutan program agar manfaatnya dirasakan lebih lama.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Kampung Bebas Narkoba Kelurahan Tuatuka dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Hadir pula Kapolsek Kupang Timur, Kasatresnarkoba Polres Kupang, serta unsur Bhabinkamtibmas wilayah setempat.

Melalui asistensi ini, Polda NTT berharap Kelurahan Tuatuka mampu tampil optimal pada penilaian nasional. Wilayah tersebut diharapkan menjadi contoh penguatan ketahanan sosial terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga sore hari. Supervisi berakhir pukul 16.00 Wita dengan sejumlah rekomendasi penguatan program bagi Kelurahan Tuatuka

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....