Lapas Ende Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Sosialisasi Hantavirus

  • 12 Jun 2026 13:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende menggelar sosialisasi Infeksi Hantavirus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende. Kegiatan berlangsung di Aula Kelimutu Lapas Ende pada Jumat 12 Juni 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular.

Sosialisasi tersebut menyasar seluruh unsur yang berada di lingkungan pemasyarakatan, termasuk petugas dan warga binaan. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman mengenai risiko penularan penyakit yang berasal dari hewan pengerat.

Kegiatan dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Ende, Silvester Seran Klau, bersama jajaran petugas pemasyarakatan. Peserta yang hadir juga melibatkan mahasiswa magang dan warga binaan pemasyarakatan yang mengikuti kegiatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ende menghadirkan Andreas W. Dato sebagai narasumber utama dalam kegiatan edukasi tersebut. Ia didampingi sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dokter Florentinus Hendriarto, yang memberikan penjelasan kepada peserta.

Dalam pemaparannya, Andreas menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan pengerat terinfeksi. "Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan urine, kotoran, maupun air liur tikus yang membawa virus," ujarnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit tersebut. Sanitasi yang baik dan pengendalian populasi tikus perlu dilakukan secara berkelanjutan dalam lingkungan pemasyarakatan.

Selain menjelaskan cara penularan, narasumber juga memaparkan berbagai gejala yang perlu diwaspadai peserta. Pengetahuan mengenai gejala dini dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Peserta juga memperoleh edukasi mengenai langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bentuk perlindungan diri.

Ka KPLP Lapas Ende, Silvester Seran Klau, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Ende atas dukungannya. Menurutnya, kegiatan edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman.

"Peningkatan pengetahuan kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan bagi seluruh penghuni lapas. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan petugas maupun warga binaan pemasyarakatan," ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang melibatkan peserta dari berbagai unsur di lingkungan lapas. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pencegahan dan penanganan Hantavirus.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan semakin memahami bahaya Infeksi Hantavirus dan cara pencegahannya. Pemahaman tersebut diharapkan mendukung terciptanya lingkungan Lapas Ende yang sehat dan bebas risiko penularan penyakit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....