Polisi Ajak Warga Kebesani Jaga Hutan Cegah Banjir dan Longsor
- 04 Agt 2026 13:33 WIB
- Ende
RRI..CO.ID, Ende - Kepolisian Sektor Maurole Polres Ende mengajak masyarakat Desa Kebesani menjaga kelestarian hutan untuk mencegah banjir dan tanah longsor. Ajakan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Kebesani Aipda Defrit Radja saat melaksanakan patroli dialogis, Senin 3 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Defrit menyambangi tokoh masyarakat Baltasar Minggu untuk mempererat komunikasi sekaligus menyampaikan pesan keamanan lingkungan. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk membahas pentingnya menjaga kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.
Aipda Defrit mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan sembarangan maupun penebangan pohon secara ilegal. Menurutnya, menjaga keberadaan pepohonan dapat membantu mengurangi risiko banjir dan longsor yang mengancam permukiman warga.
Selain menyampaikan imbauan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai persoalan sosial di wilayah binaannya. Langkah tersebut dilakukan agar setiap potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial dapat diketahui dan diantisipasi sejak dini.
Kegiatan patroli dialogis menjadi ruang bagi kepolisian membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga lingkungan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih terbuka menyampaikan informasi mengenai situasi keamanan dan kondisi lingkungan sekitar.
Tokoh masyarakat, Baltasar Minggu menyambut baik kehadiran kepolisian dan menyatakan kesiapan berpartisipasi menjaga keamanan serta kelestarian hutan. Ia bersama masyarakat berkomitmen mendukung upaya pencegahan bencana melalui kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Desa Kebesani.
Polsek Maurole akan terus mendorong kegiatan sambang dan dialogis sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Keterlibatan aktif warga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mengurangi risiko bencana akibat kerusakan hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....