Dinkes Imbau Warga Tidak Sepelekan Gigitan Hewan Penular Rabies

  • 11 Jun 2026 20:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo – Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh gigitan maupun cakaran hewan penular rabies. Hal tersebut disampaikan setelah adanya kasus kematian seorang remaja di Kecamatan Boawae.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, drg. Emerentiana Reni Wahjuningsih, kepada RRI Kamis, 11 Juni 2026 mengatakan penanganan awal yang cepat sangat menentukan keberhasilan pencegahan rabies. Karena itu, masyarakat diminta segera membersihkan luka dan melapor ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Apabila terjadi gigitan atau cakaran, jangan dianggap aman-aman saja. Luka harus dibersihkan di bawah air mengalir selama 15 menit, disikat dengan deterjen, kemudian segera lapor ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes juga mengajak pemilik anjing untuk bertanggung jawab dengan memastikan hewan peliharaannya telah mendapatkan vaksin rabies dan tidak dibiarkan berkeliaran bebas. Menurut Reni, populasi anjing di wilayah Boawae cukup tinggi sehingga diperlukan kerja sama semua pihak untuk menekan risiko penularan rabies kepada manusia.

Ia menegaskan pemerintah telah menyediakan vaksin antirabies di seluruh puskesmas. Namun keberhasilan pencegahan rabies juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis setelah terjadi gigitan atau cakaran.

“Jangan karena hanya cakaran lalu dianggap sepele dan tidak melaporkan. Kita tidak tahu dampaknya nanti,” katanya.

Dinas Kesehatan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap rabies. Selain itu juga meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur penanganan pasca gigitan hewan penular rabies.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....