Polsek Wolowaru Gaungkan Anti-Bullying di SMA Negeri 1 Wolowaru

  • 10 Jun 2026 14:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Polsek Wolowaru, Polres Ende, Polda NTT memperkuat upaya pencegahan perundungan melalui sosialisasi anti-bullying kepada siswa SMA Negeri 1 Wolowaru. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Wolowaru, Desa Nakambara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Rabu 10 Juni 2026.

Sosialisasi dimulai pukul 10.00 Wita dan diikuti ratusan siswa bersama jajaran guru serta manajemen sekolah setempat. Kegiatan menghadirkan Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus Maku, sebagai pemateri utama yang menyampaikan pentingnya lingkungan pendidikan aman.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Banit Pospol Moni, Bripda Fadil Saputra Sahudan, bersama unsur sekolah lainnya. Kehadiran aparat kepolisian mendapat sambutan hangat dari para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Kepala SMA Negeri 1 Wolowaru, Alex Mbete, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi yang menyasar kalangan pelajar tersebut. Menurutnya, edukasi seperti ini penting untuk membangun karakter sekaligus mencegah munculnya perilaku menyimpang di sekolah.

Dalam pemaparannya, Kapolsek menegaskan sekolah harus menjadi ruang aman bagi siswa mengembangkan potensi dan prestasi. Ia mengingatkan perundungan dapat berdampak panjang terhadap kondisi psikologis maupun perkembangan sosial peserta didik.

Ipda Ubaldus mengatakan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata. Para pelajar juga memiliki peran penting melalui sikap disiplin serta penghormatan terhadap sesama di lingkungan sekolah.

Ia mengajak siswa membangun budaya saling menghargai agar tercipta suasana belajar yang sehat dan kondusif. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mencegah berbagai bentuk konflik maupun tindakan perundungan di kalangan remaja.

Pada kesempatan itu, siswa juga didorong menjadi pengawas aktif terhadap berbagai potensi pelanggaran di sekolah. Mereka diminta segera melaporkan kepada guru atau kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan dan merugikan.

Kapolsek menegaskan pelaporan dini sangat membantu mencegah berkembangnya kasus perundungan maupun penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Menurutnya, keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman.

Selain memberikan pemahaman hukum, kepolisian mendorong penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan. Sinergi tersebut dianggap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.

Pihak sekolah diharapkan konsisten menegakkan aturan disiplin untuk menciptakan iklim pendidikan yang tertib dan positif. Sementara orang tua didorong meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak selama berada di lingkungan rumah.

Melalui program Polri Go To School, kepolisian terus memperluas pendekatan edukatif kepada kalangan pelajar. Program tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan generasi muda secara berkelanjutan.

Menariknya, Polsek Wolowaru juga memperkenalkan Lomba Tarian Gawi Ende Lio sebagai wadah kreativitas bagi pelajar. Kegiatan budaya tersebut diharapkan mampu mengarahkan energi remaja menuju aktivitas positif dan produktif.

Kapolsek turut mengingatkan siswa agar bijak menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ia mengajak pelajar memanfaatkan platform digital untuk mengampanyekan gerakan anti-bullying secara kreatif dan edukatif

Kegiatan berlangsung aman, tertib, serta interaktif hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan pada siang hari. Polsek Wolowaru memastikan pemantauan berkala terus dilakukan guna mendukung terbentuknya generasi muda Ende yang sadar hukum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....