MPLS SMPN 2 Ende Selatan Diisi Edukasi Anti-Perundungan dan Narkoba
- 17 Jul 2026 17:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kepolisian Sektor (Polsek) Ende memberikan edukasi tentang pencegahan perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkoba kepada siswa baru SMP Negeri 2 Ende Selatan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).
Edukasi yang berlangsung di aula sekolah sejak pukul 07.30 WITA itu menghadirkan Aiptu Yahya Tonu Weni, S.Sos., selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Roworena, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para siswa baru bersama jajaran guru.
Pihak sekolah mengapresiasi dukungan Polsek Ende dalam membangun karakter peserta didik sejak awal tahun ajaran. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di lingkungan sekolah.
Dalam penyampaiannya, Aiptu Yahya menjelaskan berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Ia juga mengingatkan peserta didik mengenai dampak serius penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda.
"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua siswa. Karena itu, jangan menjadi pelaku maupun korban perundungan, dan jauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba," tegasnya.
Ia mengajak para siswa untuk saling menghormati, menjaga persahabatan, serta berani menolak setiap bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis sehingga suasana kegiatan berlangsung komunikatif. Para siswa tampak antusias menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan sebagai bentuk pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.
Sebagai bentuk apresiasi, Aiptu Yahya memberikan hadiah berupa buku tulis, pulpen, dan uang saku kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar. Pemberian hadiah tersebut sekaligus mendorong keberanian siswa untuk aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
Melalui edukasi tersebut, para siswa diharapkan mampu mengenali sejak dini berbagai perilaku yang mengarah pada perundungan maupun penyalahgunaan narkoba. Sinergi antara sekolah dan kepolisian juga diharapkan terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan kondusif.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 09.30 WITA itu ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan dan penyalahgunaan narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....