BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Perairan NTT Hari Ini
- 08 Jun 2026 07:50 WIB
- Ende
Poin Utama
- BMKG Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini gelombang laut untuk wilayah perairan NTT pada 8–9 Juni 2026.
- Gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan dan selat utama di NTT.
- Perairan Selatan Sumba berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi, yakni 2,5–3 meter, yang berisiko terhadap kapal feri.
- Masyarakat dan pelaku pelayaran diminta memantau informasi BMKG serta menghindari aktivitas melaut saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
RRI.CO.ID, Kupang - Stasiun BMKG Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini gelombang laut di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 8 Juni 2026. Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WITA hingga Selasa, 9 Juni 2026 pukul 07.00 WITA.
Prakirawan Stasiun BMKG Tenau Kupang, Nur Ida Hasana, mengatakan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan strategis NTT. Wilayah yang terdampak antara lain Selat Sape bagian selatan, Perairan Utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Laut Sawu, Selat Ombai, hingga Perairan Taman Nasional Komodo.
Gelombang pada kisaran tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap aktivitas perahu nelayan dan kapal tongkang. Karena itu, pengguna jasa transportasi laut serta masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang lebih tinggi mencapai 2,5 hingga 3 meter di Perairan Selatan Sumba. Kondisi ini berisiko terhadap operasional kapal feri yang melintasi wilayah tersebut.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan NTT diprakirakan berawan dengan arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara. Kecepatan angin berkisar antara 14 hingga 50 kilometer per jam yang turut memengaruhi tinggi gelombang di sejumlah perairan.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan pelaku pelayaran untuk terus memantau informasi cuaca maritim terbaru sebelum melakukan aktivitas di laut. Apabila kondisi cuaca ditandai angin kencang dan gelombang tinggi, aktivitas pelayaran maupun penangkapan ikan disarankan ditunda demi keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....