BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi Perairan Nusa Tenggara Timur
- 20 Jul 2026 11:57 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengimbau masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada Senin, 20 Juli 2026. Gelombang diprakirakan mencapai hingga 3 meter di beberapa wilayah dan berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Prakirawan BMKG Maritim Tenau Kupang, Nimrot Adipapa Sipa, mengatakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, perairan selatan Timor, serta perairan Taman Nasional Komodo. Kondisi tersebut berisiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.
Selain itu, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 3 meter diprakirakan terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, dan perairan Sabu Raijua. Kondisi ini berpotensi membahayakan perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal feri.
"Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut, terutama saat terjadi angin kencang dan gelombang tinggi," ujar Nimrot dalam siaran info Cuaca.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur diprakirakan cerah hingga cerah berawan dengan angin bertiup dari arah timur hingga tenggara berkecepatan 18–55 kilometer per jam. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca maritim sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pelayaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....