Pengukuhan OMK Misir Barat Perkuat Iman dan Kepemimpinan
- 04 Jun 2026 16:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Orang Muda Katolik (OMK) diajak untuk menjadi pribadi yang berakar kuat dalam iman serta berani menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu mengemuka dalam pengukuhan OMK Lingkungan Santo Aloysius Misir Barat di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Pengukuhan berlangsung pada Sabtu 29 Mei 2026 dalam rangkaian perayaan Ekaristi yang dirangkaikan dengan penutupan perarakan arca Bunda Maria. Kegiatan tersebut dihadiri umat, pengurus lingkungan, serta para anggota OMK setempat.
Pastor Moderator OMK Paroki Spiritu Santo Misir, Keuskupan Maumere, RD. Petrus Kanisius Mbulu Mite, menegaskan identitas sebagai Orang Muda Katolik harus diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja. Menurutnya, iman tidak cukup diungkapkan melalui pengakuan diri semata, tetapi harus tampak dalam tindakan nyata.
Dalam homilinya, Pastor yang akrab disapa Pastor Piter itu mengingatkan kaum muda agar tidak hanya hadir pada kegiatan yang bersifat hiburan. Ia mendorong OMK untuk terlibat dalam doa bersama, kegiatan komunitas basis, dan berbagai aktivitas lingkungan.
“Jangan hanya mengatakan saya Orang Muda Katolik dari Misir Barat, tetapi ketika ada kegiatan doa di komunitas basis atau di lingkungan hilang, dan baru muncul ketika ada musik dan sebagainya baru hadir,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan dalam berbagai kegiatan gereja merupakan sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan. Pengalaman berorganisasi serta pelayanan di lingkungan menjadi bekal penting bagi kaum muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Menurut Pastor Piter, Gereja saat ini membutuhkan generasi muda yang kreatif, berani bersaksi, dan mampu menunjukkan nilai-nilai Kristiani melalui sikap hidup maupun tutur kata. Kesaksian hidup, katanya, menjadi bentuk pewartaan yang relevan di tengah perkembangan zaman.
Senada dengan itu, Ketua Lingkungan Santo Aloysius Misir Barat, Yahanes Piterson, mengajak kaum muda untuk berani mengambil peran sejak usia dini. Ia menilai kegiatan di Komunitas Basis Gereja (KBG) maupun lingkungan merupakan ruang belajar yang efektif untuk membangun kepercayaan diri.
Piterson mengatakan keterlibatan aktif dalam kegiatan lingkungan membantu kaum muda mengenal nilai, batasan, dan tujuan hidup. Selain itu, partisipasi yang konsisten akan membentuk pribadi yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh oleh perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus OMK periode sebelumnya. Mereka dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kegiatan rohani sekaligus mengembangkan taman baca dan sanggar budaya Bakalikat Jirojaro.
Berbagai program yang dijalankan selama ini, lanjut Piterson, telah memberi dampak positif bagi kehidupan umat dan masyarakat sekitar. Kehadiran OMK Misir Barat bahkan dinilai mampu membawa nama lingkungan dikenal hingga tingkat Paroki Spiritu Santo Misir, Keuskupan Maumere, dan Kabupaten Sikka
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....