Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wagub NTT Tekankan Semangat Pelayanan ASN

  • 02 Jun 2026 10:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT pada Senin 1 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Sambutan tersebut menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa sekaligus kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Usai membacakan sambutan Kepala BPIP, Wakil Gubernur Johanis Asadoma menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh ASN untuk menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

Menurutnya, ASN harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh ketulusan dalam melayani masyarakat. Pelayanan yang diberikan harus mampu menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat secara adil dan bermartabat.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme. Kita harus selalu ingat jati diri kita bahwa kita adalah pelayan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Pada kesempatan yang sama, wakil gubernur juga menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT yang masih berada di bawah target. Hingga saat ini, realisasi PAD tercatat baru mencapai sekitar 17,86 persen atau sebesar Rp473 miliar.

Angka tersebut dinilai masih jauh dari target yang harus dicapai pada tahun anggaran 2026. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan daerah yang tersedia.

Johni Asadoma menekankan pentingnya inovasi, profesionalisme, dan integritas dalam pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah bekerja lebih serius, jujur, dan bertanggung jawab demi mendukung pembangunan daerah.

“Realisasi PAD kita masih jauh dari target. Karena itu saya minta seluruh jajaran bekerja lebih serius, lebih inovatif, jujur, dan tulus dalam mengelola seluruh potensi yang kita miliki,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang berkeadilan, serta penguatan persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....