ASN Lembata Diajak Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
- 03 Jun 2026 11:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sebagai pengingat bahwa Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.
Menurut Bupati, Pancasila memiliki makna historis yang kuat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Ia mengingatkan bahwa Ende menjadi tempat Ir. Soekarno menggali nilai-nilai yang kemudian melahirkan Pancasila sebagai dasar negara.
"Sebagai ASN dan pelayan masyarakat di Kabupaten Lembata, kita tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata. Bekerja dengan jujur, melayani dengan hati, menjaga persatuan, dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat," ujar Bupati Kanisius.
Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafal atau diperingati setiap tahun. Nilai-nilainya harus tercermin dalam cara ASN bekerja dan melayani masyarakat.
Komitmen tersebut juga ditegaskan melalui Janji ASN Berjiwa Pancasila yang dibacakan bersama. Janji itu memuat tekad untuk mengutamakan kepentingan rakyat, bekerja profesional, dan menolak korupsi, kolusi, serta nepotisme.
Bupati meminta seluruh ASN menjaga semangat persatuan dan gotong royong dalam menjalankan tugas. Semangat tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk implementasi nilai Pancasila, ASN diajak melakukan gerakan menanam sedikitnya 10 pohon produktif. Langkah itu diharapkan mendukung terwujudnya Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing.
Selain itu, pemerintah daerah terus memperluas peluang kerja bagi masyarakat. Salah satunya melalui program kuliah sambil bekerja bagi calon mahasiswa asal Lembata di Semarang.
Menurut Bupati, berbagai program pemerintah mulai menunjukkan hasil yang positif. Hal itu ditandai dengan penghargaan Terbaik I Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menyerahkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan atau e-KUSUKA kepada tiga pelaku usaha perikanan. Program tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memperoleh akses layanan dan dukungan pemerintah secara lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....