Bupati Manggarai: ASN Harus Hidup Sederhana dan Fokus Melayani
- 31 Mei 2026 22:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengutamakan pengabdian kepada masyarakat, hidup sederhana, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) bagi 631 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Manggarai di Aula Benedict Hall Cewonikit (BHC), Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS itu diikuti 156 peserta Golongan II dan 475 peserta Golongan III. Pelatihan bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kompetensi teknis, serta memperkuat pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi ASN.
Dalam arahannya, Bupati Hery Nabit mengingatkan para CPNS agar tidak memandang status ASN semata sebagai pekerjaan, melainkan sebagai amanah untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat datang di belantara birokrasi. Saudara-saudara memiliki tanggung jawab khusus dan peran penting dalam melayani masyarakat. Menjadi ASN berarti siap bekerja dengan disiplin, loyalitas, dan semangat melayani,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan pribadi secara bijak. Menurutnya, ASN perlu menghindari gaya hidup konsumtif yang tidak sejalan dengan kemampuan finansial.
“Mungkin gaji kita tidak sebesar orang-orang di luar sana. Karena itu saya selalu mengingatkan, gaji ASN itu untuk membiayai hidup, bukan membiayai gaya hidup. Hiduplah secara bijak dan sederhana,” tegasnya.
Selain itu, Hery Nabit mengingatkan peserta agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak membawa persoalan pribadi ke lingkungan kerja. ASN, kata dia, harus menjaga etika, integritas, dan fokus pada pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan arah pembangunan Kabupaten Manggarai yang menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 5,1 persen menjadi 5,8 persen dan perlu terus didukung melalui kinerja ASN yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
“Visi Manggarai yang mandiri, maju, unggul, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 harus menjadi visi bersama. ASN harus menjadi motor penggerak perubahan dan pelayanan yang berkualitas,” katanya.
Kegiatan PKTBT 2026 merupakan pelaksanaan perdana di Kabupaten Manggarai. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap melalui pembelajaran di tingkat provinsi dan kabupaten, dengan fokus pada penguatan nilai dasar ASN, kompetensi teknis, disiplin, serta pemahaman tata kelola pemerintahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....