Gubernur NTT Serahkan Sapi Kurban untuk Warga Waioti

  • 27 Mei 2026 18:21 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago menyerahkan bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, kepada umat Muslim Masjid Jami Darussalam Waioti. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman Masjid Jami Darussalam Waioti, Selasa 26 Mei 2026, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan itu, Juventus membacakan sambutan tertulis Gubernur NTT yang menekankan makna Idul Adha sebagai momentum pengorbanan dan keikhlasan. Ia menyebut peristiwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi teladan tentang ketaatan yang kemudian diganti Allah SWT dengan seekor domba.

Menurut Juventus, makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan semata. Ia mengatakan kurban juga menjadi simbol mengendalikan ego, mengalahkan sifat serakah, serta mendahulukan kepentingan orang lain dibanding kepentingan pribadi.

Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat gotong royong dan solidaritas sosial. Ia menilai semangat berbagi di tengah kondisi geografis NTT yang menantang telah menjadi identitas masyarakat daerah kepulauan itu.

Melalui sambutan yang dibacakan Bupati Sikka, gubernur meminta seluruh kepala daerah memastikan distribusi hewan kurban berjalan tepat sasaran. Prioritas penyaluran, kata dia, harus diberikan kepada masyarakat di daerah terpencil, keluarga prasejahtera, panti asuhan, hingga warga terdampak bencana maupun gagal panen.

Selain itu, gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan setelah proses penyembelihan hewan kurban. Ia menegaskan semangat berbagi tidak boleh menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Pada momentum Idul Adha tahun ini, gubernur turut mengajak seluruh aparatur pemerintahan menjaga amanah dan integritas dalam melayani masyarakat. Menurutnya, nilai pengorbanan dan kejujuran harus tercermin dalam pelayanan publik sehari-hari.

Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi kekuatan NTT. Ia menyebut provinsi tersebut dikenal secara nasional hingga internasional sebagai laboratorium kerukunan karena masyarakat lintas agama hidup berdampingan dan saling membantu.

Ia mengapresiasi tradisi gotong royong antarumat beragama di NTT, termasuk keterlibatan umat non-Muslim dalam proses kurban dan partisipasi umat Muslim dalam kegiatan keagamaan lainnya. Tradisi itu, menurutnya, perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

Dalam sambutan tersebut, gubernur turut mengaitkan semangat kurban dengan upaya membangun kemandirian pangan di NTT. Ia menilai sektor peternakan seperti sapi, kambing, dan babi memiliki potensi besar yang perlu didorong agar peternak lokal semakin produktif dan memiliki akses pasar lebih luas.

Acara penyerahan bantuan hewan kurban itu turut dihadiri Asisten II Setda Sikka Pet Poling, perwakilan Kantor Kementerian Agama Maumere, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Camat Alok Timur Kasianus Key, Lurah Waioti, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Imam dan Pengurus Masjid Jami Darussalam Waioti, Iksan Wahab. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan masyarakat menambah suasana kebersamaan dalam perayaan Idul Adha tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....