Pasca Tragedi Tewaskan Dua WNA Austria, Ritual Adat Digelar di Cunca Wulang

  • 27 Mei 2026 10:23 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Parekrafbud) memfasilitasi pelaksanaan ritual adat Congko Wakar di objek wisata Cunca Wulang, Selasa 26 Mei 2026. Ritual tersebut digelar pasca-insiden tragis yang menewaskan dua wisatawan asal Austria akibat terjatuh dari jembatan di kawasan wisata itu.

Ritual adat yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Tua Adat Kampung Wersawe, Thomas Pura. Prosesi diawali di Compang Adat Wersawe atau mesbah adat setempat.

Di lokasi tersebut, Thomas Pura memohon izin kepada leluhur Cunca Wulang dengan mempersembahkan satu butir telur yang telah didoakan serta menyalakan sebatang lilin.

“Ijin kepada leluhur perlu dilakukan, sehingga acara ini bisa berjalan lancar,” ujar Thomas Pura.

Usai prosesi di Compang Adat, ritual dilanjutkan menuju lokasi utama di Cunca Wulang, tepat di area jatuhnya kedua korban. Dalam prosesi itu digunakan seekor ayam jantan berwarna putih dan sebatang lilin yang dinyalakan.

“Ayam berwarna putih itu melambangkan kesucian dan kebersihan hati,” ungkapnya.

Thomas Pura mengatakan, ritual Congko Wakar memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menghantar roh kedua wisatawan asal Austria tersebut kembali ke daerah asal mereka dengan tenang. Kedua, sebagai bentuk permohonan kepada leluhur agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kawasan wisata Cunca Wulang.

Sebelumnya, suasana duka menyelimuti objek wisata Cunca Wulang setelah dua wisatawan berkebangsaan Austria, yakni Jurgen (55) dan Astrid (56), tewas usai terjatuh dari jembatan yang ambruk akibat sejumlah papan kayu mengalami kerusakan.

Diketahui saat ini di lokasi area kejadian masih dipasangi garis polisi. Kendati demikian, ritual adat tetap berlangsung dengan memperhatikan arahan aparat berwenang.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Peter A. Rasyid, Sekretaris Dinas Christ Mesima, Kabid Kebudayaan Frans Selmas, beserta sejumlah staf.

Turut hadir Sekretaris Camat Mbeliling Agustinus Sudarso, Kepala Desa Cunca Wulang Pius Suparjo Sehadu, serta masyarakat setempat yang mengikuti prosesi dengan khusyuk.

Kepala Dinas Parekrafbud Manggarai Barat, Peter A. Rasyid, mengatakan ritual adat dilaksanakan setelah pihaknya berkoordinasi dengan aparat berwenang karena lokasi kejadian masih dalam proses penyelidikan.

“Tempat ini sebenarnya masih dipasangi police line. Tapi sesuai petunjuk dari pihak berwenang, kegiatan bisa kita lakukan, dengan catatan tidak masuk ke area yang telah dipasangi garis polisi dan tidak merusak kondisi di TKP,” ucapnya.

Melalui ritual adat tersebut, pemerintah dan masyarakat berharap kawasan wisata Cunca Wulang dapat kembali pulih dan aman bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....