Respons Cepat Pasca Gempa, Polres Manggarai Timur Dirikan Dua Tenda Darurat
- 15 Agt 2026 21:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Mamggarai Timur - Kepolisian Resor Manggarai Timur mendirikan dua tenda darurat di halaman markasnya, Sabtu 15 Agustus 2026, setelah gempa mengguncang wilayah Flores. Langkah itu ditempuh untuk mengantisipasi gempa susulan sekaligus menyediakan ruang perlindungan sementara bagi warga yang membutuhkan tempat aman.
Tenda didirikan sebagai bagian kesiapsiagaan kepolisian menghadapi kondisi darurat setelah guncangan gempa menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat setempat. Lokasi tersebut berada di halaman Mako Polres Manggarai Timur dan dapat dimanfaatkan masyarakat jika situasi kembali memburuk akibat guncangan susulan.
Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto mengatakan, penyediaan tenda merupakan bentuk kesiapan Polri melindungi masyarakat setelah gempa melanda wilayah Flores.
Menurut Haryanto, tenda itu disiapkan agar warga memiliki pilihan tempat berlindung ketika gempa susulan terjadi sewaktu-waktu di wilayah tersebut.
Personel kepolisian terus memantau perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Manggarai Timur untuk merespons setiap perubahan kondisi lapangan. Pemantauan dilakukan bersamaan dengan peningkatan kesiapsiagaan personel, terutama untuk memastikan masyarakat mendapat informasi dan bantuan secara cepat terukur.
"Saya mengingatkan warga tetap tenang, namun kewaspadaan perlu dijaga karena potensi gempa susulan masih harus diantisipasi secara bersama-sama. Polisi meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya dan mengutamakan keterangan resmi dari instansi berwenang," ucap AKBP Haryanto.
Imbauan itu disampaikan untuk mencegah kepanikan sekaligus menjaga warga tetap mendapatkan informasi yang akurat selama masa tanggap darurat. Petugas juga diarahkan memberikan panduan kepada warga yang menggunakan tenda agar proses perlindungan berlangsung tertib dan aman bagi warga.
Selain kesiapsiagaan internal, Polres Manggarai Timur berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Koordinasi lintas instansi diarahkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan baru sekaligus memastikan kebutuhan warga dapat segera ditindaklanjuti.
Keberadaan tenda menjadi pilihan perlindungan bagi warga yang merasa tidak aman berada di dalam rumah setelah guncangan gempa. Penempatan tenda di halaman kantor polisi juga memudahkan personel melakukan pengawasan sekaligus memberikan akses bantuan kepada warga secara langsung.
Polres Manggarai Timur mengingatkan warga mengikuti arahan petugas dan segera menuju lokasi aman apabila kondisi sekitar dinilai membahayakan. Langkah tersebut diharapkan mengurangi risiko korban sekaligus menjaga ketertiban masyarakat selama proses penanganan pascagempa berlangsung di wilayah setempat.
Polisi tetap meminta masyarakat tenang, tetapi tidak mengabaikan kewaspadaan karena situasi pascagempa dapat berubah dalam waktu singkat sewaktu-waktu. Polres Manggarai Timur memastikan pemantauan dan koordinasi tetap berjalan untuk menjaga keselamatan warga hingga situasi pascagempa dinyatakan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....