Putra Putri Terbaik NTT Siap Sukseskan Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

  • 27 Mei 2026 06:59 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Sebanyak 63 putra putri terbaik Nusa Tenggara Timur (NTT) disiapkan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada puncak peringatan Hari Lahir Pancasila
  • “Ende bukan sekadar lokasi kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi kebangsaan yang memiliki makna sejarah bagi Indonesia,” katanya.
  • Menurut Noldy, pelibatan generasi muda dalam momentum kebangsaan tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta nasionalisme di tengah tantangan zaman.

RRI.CO.ID, Ende — Sebanyak 63 putra putri terbaik Nusa Tenggara Timur (NTT) disiapkan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada puncak peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kabupaten Ende. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila mengatakan, para peserta merupakan generasi muda pilihan dari berbagai daerah di NTT yang telah melalui proses seleksi.

Menurut Noldy, mereka yang akan mengibarkan Bendera Merah Putih nanti adalah mantan anggota Paskibra 17 Agustus 2025 dan akan mengikuti rangkaian latihan intensif menjelang upacara 1 Juni 2026.

“Sebanyak 63 anggota Paskibraka ini adalah putra putri terbaik NTT yang akan bertugas pada upacara Hari Lahir Pancasila di Ende. Mereka mulai mengikuti persiapan dan latihan sejak 25 Mei,” ujar Noldy saat diwawancarai RRI,Selasa, 26 Mei 2026 terkait persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Ende.

Menurut Noldy, pelibatan generasi muda dalam momentum kebangsaan tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta nasionalisme di tengah tantangan zaman. Ende kembali dipilih sebagai pusat peringatan karena memiliki nilai historis yang kuat sebagai tempat perenungan Soekarno dalam merumuskan dasar negara Pancasila saat masa pengasingan.

“Ende bukan sekadar lokasi kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi kebangsaan yang memiliki makna sejarah bagi Indonesia,” katanya. Selain upacara puncak, Pemerintah Provinsi NTT bersama Pemerintah Kabupaten Ende juga menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan pendukung seperti malam renungan, parade kebangsaan, pemutaran film Bung Karno di Ende, gawi massal, hingga hiburan rakyat dan promosi UMKM lokal.

Pemerintah juga memastikan kehadiran sejumlah pejabat nasional dan unsur Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam kegiatan tersebut. Tema nasional Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia.”

Noldy berharap keterlibatan 63 putra putri terbaik NTT dalam upacara tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan. “Melalui momentum ini, kita ingin memperkuat karakter generasi muda agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....