Kirab Salib Suci NYD 2026 Satukan Iman

  • 27 Mei 2026 06:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Semangat iman kaum muda Katolik di Kabupaten Sikka kembali menguat dalam Perarakan Kirab Salib Suci Nusra Youth Day (NYD) 2026 yang berlangsung khidmat di Kecamatan Mego, Senin 25 Mei 2026 Kegiatan ini menjadi penanda estafet pelayanan iman menuju puncak perhelatan NYD 2026 sekaligus mempererat persaudaraan antarumat Katolik di wilayah Nusa Tenggara.

Kirab Salib Suci dimulai dari Gereja Paroki St. Vincentius A. Paulo Feondari, Desa Wolodhesa, menuju Kapela St. Yohanes Brechmans Ratekalo. Tema “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja” menjadi ruh utama prosesi yang melibatkan ratusan umat, Orang Muda Katolik (OMK), para imam, dan masyarakat lintas usia.

Sejak siang hari, halaman gereja dipenuhi umat yang datang dengan wajah penuh antusias dan sukacita. Nuansa religius terasa kuat ketika seluruh peserta mempersiapkan diri mengikuti perjalanan rohani yang dinilai bukan sekadar prosesi, melainkan momentum memperteguh iman bersama.

Tepat pukul 14.30 Wita, Ibadat Sabda Pelepasan Salib Suci NYD 2026 dimulai dan dipimpin Pastor Paroki St. Vincentius A. Paulo Feondari, Pater Ferdy Walle, CJD, bersama para imam konselebran. Di hadapan Salib Suci, umat memanjatkan doa agar perjalanan ini menjadi simbol persatuan kaum muda Katolik sekaligus jalan pembinaan iman generasi muda di tengah tantangan zaman.

Sekitar pukul 15.00 Wita, Salib Suci NYD diarak meninggalkan halaman gereja menuju titik penerimaan di Ratekalo. Barisan perarakan tersusun tertib, dimulai dari petugas keamanan, pembawa baliho, Salib Suci, lilin, panji kolekte NYD, hingga OMK dan umat yang berjalan sambil melantunkan doa serta nyanyian rohani.

Sekitar 200 umat dan OMK terlibat langsung dalam prosesi ini, didukung iring-iringan kendaraan pengawal yang menjaga kelancaran perjalanan. Meski menempuh jarak cukup panjang, semangat peserta tetap menyala dan menjadikan setiap langkah sebagai simbol pengorbanan, harapan, serta komitmen iman.

Rombongan tiba di Ratekalo pukul 17.00 Wita dan disambut umat Paroki St. Maria Imaculata Lekebai dalam suasana meriah namun tetap khusyuk. Prosesi penerimaan berlangsung penuh penghormatan melalui doa penyerahan, penaburan bunga, sapaan adat, tarian penyambutan, hingga doa penerimaan sebagai simbol berlanjutnya estafet pelayanan iman.

Tanpa jeda panjang, Salib Suci kembali diarak menuju Kapela St. Yohanes Brechmans Ratekalo bersama sekitar 200 umat Paroki Lekebai. Jalan menuju kapela berubah menjadi lorong persaudaraan yang menegaskan kuatnya kebersamaan umat dalam menyongsong NYD 2026.

Saat rombongan tiba di kapela sekitar pukul 17.25 Wita, suasana haru menyelimuti prosesi penempatan Salib Suci di altar. Doa syukur, pembacaan Kitab Suci, renungan singkat, doa umat, hingga lagu penutup menjadi penegas bahwa kirab ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin yang menumbuhkan harapan dan pelayanan.

Rangkaian kegiatan berakhir pukul 18.00 Wita dalam suasana damai dan tertib berkat pengamanan aparat Polsek Paga yang mengawal jalannya kegiatan. Kirab Salib Suci NYD 2026 di Mego meninggalkan pesan kuat bahwa membangun bangsa dan gereja adalah perjalanan bersama yang bertumpu pada iman, persaudaraan, dan keterlibatan aktif kaum muda.

Kegiatan dikawal sejumlah Personel Polsek Paga untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib selama jalannya perarakan guna mengantisipasi gangguan keamanan maupun kelancaran arus perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....